Sempat Terkendala Teknis, India Luncurkan Chandrayaan-2 ke Bulan

India akan kembali mencoba peluncuran misi ke Bulan keduanya pada Senin (22/7/2019), setelah sepekan lalu dihentikan karena gangguan teknis.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  11:59 WIB
Sempat Terkendala Teknis, India Luncurkan Chandrayaan-2 ke Bulan
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--India akan kembali mencoba peluncuran misi ke bulan keduanya pada Senin (22/7/2019), setelah sepekan lalu dihentikan karena gangguan teknis.

Indian Space Research Organization (ISRO) menyatakan, pesawat luar angkasa Chandrayaan-2 akan diluncurkan pada Senin pukul 14.43 waktu setempat.

"Pesawat luar angkasa itu sudah siap untuk membawa satu miliar mimpi ke Bulan, sekarang lebih kuar dari sebelumnya," kata ISRO, dikutip dari BBC, Senin (22/7).

Badan antariksa India itu berharap, misi senilai US$150 juta itu akan menjadi pertama yang mendarat di kutub selatan Bulan.

Sebelumnya, pada 15 Juli 2019, hitungan mundur peluncuran Chandrayaan-2 dihentikan 56 menit sebelum peluncuran karena gangguan teknis pada sistem peluncuran pesawat. Media India melaporkan bahwa kebocoran dari botol gas helium di mesin kriogenik roket adalah penyebabnya.

Pesawat luar angkasa bernama Chandrayaan-2 itu merupakan penerus Chandrayaan-1 yang diluncurkan pada 2008 dan hanya bertugas mengorbit Bulan. Adapun Chandrayaan-2 diperkirakan mendarat di Bulan pada 6 atau 7 September mendatang.

Jika misi ini sukses maka India akan menjadi negara keempat yang bisa mendaratkan pesawat antariksanya di Bulan setelah Amerika Serikat, Uni Soviet, dan China.

Selama 14 hari beroperasi di Bulan, Chandrayaan-2 akan mengumpulkan data mengenai permukaan Bulan serta keberadaan air, mineral, dan formasi bebatuan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
india, satelit, stasiun luar angkasa

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top