PKS Tegaskan Berada di Jalur Oposisi

PKS berharap Prabowo Subianto tidak mengecewakan pendukungnya dengan cara tetap berada di luar pemerintahan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 14 Juli 2019  |  17:30 WIB
PKS Tegaskan Berada di Jalur Oposisi
Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mardani Ali Sera - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - DPP PKS secara resmi menyatakan akan tetap berada di jalur oposisi setelah Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo pada Sabtu (13/7/2019) lalu.

Penegasan untuk tetap beroposisi itu disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Serra dengan harapan agar mantan Danjen Kopassus tersebut juga tetap bersama pihak oposisi.

"Penegasan kami oposisi. PKS tetap yakin Pak Prabowo dan semua pendukungnya akan bersama oposisi," kata Mardani kepada wartawan, Minggu (14/7/2019).

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR itu, bila Ketua Umum Partai Gerindra tidak mengambil sikap oposisi maka hal itu akan mengecewakan para pendukung yang mencapai 45 persen pemilih di seluruh Indonesia.

“Jalur oposisi sangat terhormat untuk dilakukan agar fungsi checks and balances dalam proses demokrasi bisa terwujud. Kita punya peran berbeda sebagai kekuatan penyeimbang," katanya.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pertemuan Prabowo Subianto - Joko Widodo (Jokowi) di Stasiun MRT Lebak Bulus telah meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ukuran karena pemilu presiden sudah selesai. Pertemuan kedua pemimpin juga berimplikasi pada seluruh warga negara.

"Ketika persatuan para pemimpin berproses menjadi persatuan nasional seluruh warga negaranya, maka hal tsb menjadi momentum penting bagi bangkitnya spirit dan kehendak nasional untuk berkemajuan bagi Tanah Air tercinta," kata Hasto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pks, Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top