Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sosialisasi dan Edukasi SDM tak Dilupakan saat Rekap-el

Komisi Pemilihan Umum berencana menetapkan rekapitulasi elektronik yang akan dimulai pada pemilihan kepala daerah 2020. Semua sisi dimatangkan. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 06 Juli 2019  |  01:35 WIB
Komisioner KPU Viryan Aziz. JIBI/Bisnis - Jaffry Prabu Prakoso
Komisioner KPU Viryan Aziz. JIBI/Bisnis - Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum berencana menetapkan rekapitulasi elektronik yang akan dimulai pada pemilihan kepala daerah 2020. Semua sisi dimatangkan. 

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengatakan bahwa teknologi untuk mempersiapkan rekap-el tidak terlalu bermasalah karena sudah ada sebelumnya yaitu melalui Sistem Informasi Penghitungan (Situng). Yang harus dievaluasi salah satunya adalah sumber daya manusia (SDM). 

“Kalau nanti ini digunakan, maka ada masa sosialisasi dan edukasi serta simulasi publi. Jadi publik bisa terlibat, bisa mempratikkan, bisa mengetahui lebih dalam,” katanya di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Pelatihan ini muaranya adalah menyangkut kepercayaan publik terkait penggunaan Situng sebagai hasil resmi. Ini karena pada pemilu serentak sebelumnya Situng menjadi materi gugatan saat perselisihan hasil pemilihan umum. 

Apabila sudah benar-benar ditetapkan dan tidak ada SDM di hari penghitungan, ada pilihan ekstrim yang diambil, seperti memakai jasa pegawai bank. Ini pernah dipraktekkan pada 1999.

“Katakanlah tiga hari dikontrak khusus untuk entri misalnya. Bisa saja di kabupaten yang banyak bisa ditugaskan beberapa orang,” jelas Viryan. 

Efek dari rekap-el diyakini bisa memangkas waktu penghitungan. Viryan memprediksi penghitungan suara selesai paling lama dua hari. Penghitungan sebelumnya berdasarkan regulasi mencapai dua minggu. 

“Kalau bukan daerah 3T [tertinggal, terdepan, dan terluar], paling lama 48 jam. Bagaimana daerah kepulauan, yang dua hari tidak ada sinyal, maka akan ada perlakuan khusus,” ucapnya. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemilu 2019 Pilpres 2019
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top