Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alasan Sakit, Pemeriksaan Eks Kapolda Metro Jaya Belum Selesai

Polda Metro Jaya belum menyelesaikan pemeriksaan terhadap mantan Kapolda Metro Jaya sekaligus tersangka kasus dugaan makar, Komisaris Jenderal (Purn) Sofyan Jacob akibat kondisi kesehatannya tak kunjung membaik.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 Juli 2019  |  09:36 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (paling kiri), Kapendam Jaya Kolonel Inf. Kristomei Sianturi, dan Kasubdispenum TNI AU Letkol Sus M Yuris (paling kanan). - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (paling kiri), Kapendam Jaya Kolonel Inf. Kristomei Sianturi, dan Kasubdispenum TNI AU Letkol Sus M Yuris (paling kanan). - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya belum menyelesaikan pemeriksaan terhadap mantan Kapolda Metro Jaya sekaligus tersangka kasus dugaan makar, Komisaris Jenderal (Purn) Sofyan Jacob akibat kondisi kesehatannya tak kunjung membaik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan kondisi kesehatan tersangka masih belum juga membaik hingga kini. Alhasil proses pemeriksaan juga tidak dapat diselesaikan oleh penyidik.

"[karena kondisi kesehatan] jadi pemberkasan belum bisa dilakukan," katanya, Kamis (4/7/2019).

Setelah dinyatakan sebagai tersangka, Sofyan terus mengeluh mengalami sejumlah masalah kesehatan. Hal ini juga menyebabkan proses pemeriksaan yang semestinya sudah dilakukan sejak bulan lalu, tidak kunjung selesai.

Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar sejak 29 Mei 2019. Kasus tersebut dilimpahkan oleh Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.

Dia diduga kuat telah melakukan tindakan makar atas ucapannya dalam sebuah rekaman video. Sofyan diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara.

Sofyan disangka melanggar pasal 107 KUHP dan/atau 110 kuhP juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat (1) dan (2) dan/aytau Pasal 15 UU Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya Makar
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top