Xi Jinping: Proteksionis Jadi Ancaman Ekonomi Global

Presiden China Xi Jinping mengatakan ekonomi global terancam tidak stabil akibat beberapa negara maju mengambil langkah proteksionis.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  20:39 WIB
Xi Jinping: Proteksionis Jadi Ancaman Ekonomi Global
Prsiden China Xi Jinping - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden China Xi Jinping mengatakan ekonomi global terancam tidak stabil akibat beberapa negara maju mengambil langkah proteksionis yang mengarah pada konflik perdagangan dan blokade ekonomi.

Hal itu disampaikan Xi dalam pertemuan dengan pemimpin negara Brasil, Rusia, India, dan China (BRIC) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang. Keempat negara itu merupakan kelompok yang memiliki perkembangan ekonomi serupa.

"Semua ini menghancurkan tatanan perdagangan global. Ini juga berdampak pada kepentingan bersama negara kita, mengganggu perdamaian dan stabilitas di seluruh dunia," ujar Xi pada Jumat (28/6/2019).

Menurutnya, BRIC harus meningkatkan daya tahan dalam menghadapi risiko eksternal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Perdana Menteri India Narendra Modi menilai perkembangan ekonomi global sebagian besar didorong oleh keputusan sepihak. Tidak hanya itu, perselisihan antarnegara juga dirasakan oleh seluruh sistem ekonomi.

"Kita harus tetap fokus pada reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk mencapai pembangunan ekonomi global yang seimbang, agar pertumbuhan dinikmati semua orang," ujar Modi.

Pernyataan tersebut mengomentari kondisi perang dagang yang diembuskan Amerika Serikat dan China. Jika perang dagang terus berlangsung, lanjutnya, hal itu akan turut memengaruhi situasi perdagangan global.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengaku akan membahas persoalan perdagangan global dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang.

Hal itu dilakukan Trump ketika Negeri Paman Sam berambisi untuk memangkas defisit perdagangan besar.

"Kami akan berbicara tentang banyak hal, juga berbicara banyak soal perdagangan. Saya menghargai kenyataan bahwa Jepang memiliki banyak perusahaan mobil di Michigan, Ohio, Pennsylvania dan North Carolina," kata Trump.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
xi jinping, perang dagang AS vs China

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top