Trump Ungkap AS dan China Memulai Kembali Pembicaraan

Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya telah memulai kembali pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping terkait hubungan dagang kedua negara.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  23:32 WIB
Trump Ungkap AS dan China Memulai Kembali Pembicaraan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama Presiden China Xi Jinping dalam sebuah pertemuan di Beijing, China, Kamis (9/11/2017). - Reuters/Damir Sagolj

Bisnis.com, WASHINGTON-  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan dirinya telah memulai kembali pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping terkait hubungan dagang kedua negara.

Dikutip dari Reuters, Selasa (18/6/2019), bahwa tim kedua diplomasi kedua negara pun akan memulai kembali pembicaraan perdagangan setelah jeda yang panjang untuk mempersiapkan pertemuan di KTT G20 akhir bulan ini.

AS  dan China berada di tengah perang dagang yang berlarut dan telah menyebabkan pasar tertekan. Tak hanya itu, ketegangan kedua negara juga telah merusak pasar keuangan maupun ekonomi dunia.

Pembicaraan antara kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan luas terhenti bulan lalu dan interaksi sejak itu nyaris terputus. Sebenarnya kedua negara telah melalui banyak momen pembicaraan, namun nihil hasil.

Di sisi lain, Trump tidak merahasiakan ancamannya untuk menerapkan kenaikan tarif atas impor China. Akan tetapi, dia tetap berkeinginan berbincang dengan Xi pada pertemuan Kelompok 20 di Jepang minggu depan.

Meskipun dia telah berulang kali mengatakan kedua pihak akan berbicara, pihak China belum mengkonfirmasi pertemuan akan dilakukan.

Dalam sebuah posting Twitter, Trump mengatakan ia dan mitranya dari China telah setuju untuk memulai persiapan melalui telepon.

“Melakukan percakapan telepon yang sangat baik dengan Presiden Xi dari Tiongkok. Kami akan mengadakan pertemuan minggu depan di G-20 di Jepang. Tim kami masing-masing akan memulai pembicaraan sebelum pertemuan kami, "tulis Trump.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perang dagang AS vs China

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup