Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Anak Tak Lolos Masuk SMA/SMK, Wagub Jabar Sarankan Alternatif Ini

Uu yakin bahwa produk lulusan pondok pesantren tidak kalah dengan produk pendidikan formal. "Banyak pemimpin yang lahir jebolan pondok pesantren,” tambahnya.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  13:42 WIB
Anak Tak Lolos Masuk SMA/SMK, Wagub Jabar Sarankan Alternatif Ini
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di SMAN 8, Bandung, Jawa Barat, Senin (17/6/2019) - Humas Pemprov Jawa Barat
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berpesan bagi orang tua yang anaknya tidak berhasil diterima di SMA/SMK lewat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau sekolah formalnya lainnya, agar tetap memberikan pendidikan kepada anaknya.

Salah satu solusi pendidikan yang bisa diberikan yakni pondok pesantren. “Kepada orang tua yang tidak bisa memasukkan anaknya ke tingkat SMA/SMK, jangan sampai anak itu tidak belajar,” pesannya di Bandung, Senin (17/6/2019).

Menurut Wagub, di Jawa Barat saat ini telah banyak lembaga pendidikan nonformal atau pondok pesantren yang berkualitas. Bahkan telah banyak pesantren yang menghasilkan lulusan dengan kualitas tidak kalah dengan pendidikan formal.

“Di Jawa Barat ada lembaga pendidikan yang sudah umum bahkan hadir sebelum ada pendidikam formal, yaitu pondok pesantren,” ungkap Wagub.

Uu yakin bahwa produk lulusan pondok pesantren tidak kalah dengan produk pendidikan formal. "Banyak pemimpin yang lahir jebolan pondok pesantren,” tambahnya.

Untuk meningkatkan kualitas pondok pesantrenJawa Barat segera memiliki perda pendidikan keagamaan yang di dalamnya mengatur pondok pesantren. Perda prakarsa Pemdaprov Jabar sedang dibahas di DPRD.

“Insyaallah dengan lahirnya [perda], pesantren akan mendapatkan porsi dari APBD Provinsi Jawa Barat,” ucap Wagub.

Pondok pesantren nanti akan mendapatkan bantuan secara reguler dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. “Mereka akan mendapatkan bantuan bukan dari pos hibah, tetapi (anggaran) biasa yang kontinu dari pemerintah. Jadi, tidak usah pakai proposal,” katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppdb PPDB Online
Editor : M. Taufikul Basari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top