Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kata TKN Soal Rencana Jokowi Pasang 'Menteri Muda' di Kabinetnya

Rencana calon presiden petahana Joko Widodo untuk mengambil anak-anak muda sebagai menteri, disebut sebagai sikap politik yang memberi harapan bagi kaum muda.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  19:11 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Rencana calon presiden petahana Joko Widodo untuk mengambil anak-anak muda sebagai menteri, disebut sebagai sikap politik yang memberi harapan bagi kaum muda.

Juru Bicara Milenial TKN Jokowi-Ma'ruf Garda Maharsi menjelaskan bahwa rencana ini berawal dari kebutuhan pemerintah, atas akselerasi peningkatan kualitas SDM, dan peningkatan daya saing bangsa di kancah internasional lewat berbagai lembaga, utamanya kementerian.

"Untuk itu sosok menteri kan harus diisi yang punya kompetensi buat dukung percepatan yang dimaui Presiden. Makanya butuh menteri yang kompetensinya eksekutor, problem solver, inovasinya meledak-ledak. Itu semua kan adanya di anak muda. Jadi rencana itu bagus," ungkapnya kepada Bisnis, Rabu (12/6/2019).

"Menteri dari unsur anak muda kan pasti punya fitur inovatif dan berpikir out of the box. Jadi untuk memimpin Kementerian, [tujuannya] supaya bisa ngebut selesaikan target," tambah politisi muda PDI Perjuangan ini.

Menurut Garda sebagai anak muda, rencana Jokowi ini sanggup menjadi contoh sikap politik yang keren. Sebab, mempercayakan seorang 'anak kemarin sore' untuk memimpin suatu kementerian, walaupun memiliki kompetensi, bukanlah suatu pilihan yang mudah bagi seorang Kepala Negara.

"Karena menteri itu hak prerogatif presiden, kita percaya saja sama beliau. Presiden pasti punya pertimbangan matang soal siapa sosoknya. Urusan kita adalah memastikan bahwa sosok yang akan dipilih itu memenuhi kompetensi yang dibutuhkan," ujar pria yang sehari-hari bertanggung jawab sebagai Kepala Sekretariat Posko Cemara TKN Jokowi-Ma'ruf ini.

"Maka, anak muda seperti kita-kita harus semangat lah, karena presiden saja kasih kepercayaan. Bisa saja nanti menteri dari kader partai yang masih muda. Bisa aja intelektual muda. Bisa aja tokoh professional. Semua yang nanti akhirnya dipilih pasti menunjukkan performa yang menjanjikan," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Pilpres 2019
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top