Sentil AS, Putin Sebut Egoisme Ekonomi Jalan Menuju Perang Sesungguhnya

Presiden Rusia Vladimir Putin mengingatkan Amerika Serikat bahwa egoisme ekonomi yang tak terkendali merupakan jalan kepada perang dagang. Bahkan perang yang sesungguhnya.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  23:19 WIB
Sentil AS, Putin Sebut Egoisme Ekonomi Jalan Menuju Perang Sesungguhnya
Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskow. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin mengingatkan Amerika Serikat bahwa egoisme ekonomi yang tak terkendali merupakan jalan kepada perang dagang. Bahkan perang yang sesungguhnya.

Hal itu disampaikan Putin dalam sebuah forum ekonomi di St. Petersburg, sebagaimana dilaporkan Reuters, Jumat (7/6/2019). Dia menyoroti apa yang disebutnya sebagai persaingan tidak adil dan proteksionisme dari barat, dan khususnya Washington.

Pemimpin Rusia itu terutama mengeluhkan upaya Amerika Serikat untuk menggagalkan proyek jalur pipa gas North Stream 2 Rusia ke Eropa. Selain itu, dia menyoroti kampanye untuk memaksa raksasa teknologi China, Huawei, keluar dari pasar global.

Menurutnya, dunia berisiko tergelincir ke era di mana aturan internasional umum akan ditukar dengan hukum administrasi dan mekanisme hukum oleh satu negara atau sekelompok negara yang berpengaruh.

“Yang sayangnya bagaimana Amerika Serikat berperilaku, menyebarkan yurisdiksinya ke seluruh dunia,” ujar Putin.

Putin menambahkan risiko atas tindakan tersebut adalah egoisme ekonomi yang tidak terkendali dan didorong secara paksa ke negara-negara lain. Hal itu, jelasnya, akan menyebabkan lahirnya lebih banyak konflik di dunia.

Tidak hanya perang dagang, sebut dia, tindakan itu bakal berakhir dengan perang yang sesungguhnya.

“... Itu adalah jalan menuju konflik tanpa akhir, perang dagang, dan mungkin bukan perang dagang saja. Secara kiasan, ini adalah jalan menuju pertempuran tanpa aturan yang membuat semua orang saling bertentangan.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
vladimir putin, perang dagang AS vs China

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top