Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Total Ambil Alih Bisnis LNG Toshiba di Texas

Toshiba Corp. akan mengalihkan haknya dalam memproses gas alam di proyek Freeport LNG di Texas, AS, ke perusahaan migas asal Perancis Total SA.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 02 Juni 2019  |  05:30 WIB
Logo Total di Marseille, 11 Februari 2015.  - REUTERS
Logo Total di Marseille, 11 Februari 2015. - REUTERS

Bisnis.comJAKARTA—Toshiba Corp. akan mengalihkan haknya dalam memproses gas alam di proyek Freeport LNG di Texas, AS, ke perusahaan migas asal Perancis Total SA.

Hal itu disampaikan oleh Toshiba dalam keterangan resmi pada Sabtu (1/6/2019).

“Toshiba akan membayar US$815 juta ke Total untuk mengalihkan hak pencairan gas alam (liquefaction rights) dan kesepakatan ini diharapkan rampung pada Maret 2020,” tulis Toshiba, seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (1/6/2019).

Sebagai tambahan, Total juga akan memberikan US$15 juta kepada Toshiba dalam pengambilalihan bisnis LNG Toshiba di AS tersebut sebagai bentuk komitmennya.

Toshiba pun memiliki kewajiban untuk membayar nilai yang disepakati terlepas dari keputusan perseroan untuk menjual atau tidak bisnis LNG tersebut. Perusahaan asal Jepang itu diperkirakan bakal menghadapi rugi miliaran dolar AS ketika kontrak tersebut dimulai pada 2020.

Sebelumnya, Toshiba telah mencari jalan untuk menjual haknya di dalam proyek pencairan gas Freeport LNG itu setelah kesepakatan dengan ENN Group gagal mendapat persetujuan dari direksi perusahaan asal China tersebut.

Sementara bagi Total, kesepakatan ini merupakan yang terbaru dari upaya perseroan untuk menjadi pemain LNG terbesar di dunia.

Pada 2017, Total telah mendapatkan kesepakatan senilai US$1,5 miliar dari Engie SA yang di dalamnya juga termasuk proyek Cameron LNC. 

Selain itu, Total meningkatkan investasi perseroan di Tellurian Inc. dan ventura Driftwood LNG hingga hampir US$1 miliar pada April dan sepakat untuk mengambil alih saham Anadarko Petroleum Corp. dalam proyek ekspor di Mozambik.

Sementara itu, target Toshiba untuk keluar dari bisnis LNG dengan memfinalisasi transfer haknya di Freeport LNG akan membuat perseroan mendapat writedown senilai 93 miliar yen (US$859 juta). Adapun kesepakatan pada 2013 telah memberikan Toshiba hak untuk mencairkan gas alam AS sebanyak 2,2 juta ton per tahun selama 20 tahun sejak awal 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lng total gas alam
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top