Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menang Besar di Pemilu, Narendra Modi Kembali Dilantik Jadi PM India

Dalam Pemilu yang berakhir pekan lalu, partai pengusung Narendra Modi sukses meraih 354 dari 545 kursi di Lok Sabha, majelis rendah India.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  01:15 WIB
Narendra Modi menyapa para pendukungnya setelah dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) India untuk periode kedua di Istana Presiden di New Delhi, India, Kamis (30/5/2019). - Reuters/Adnan Abidi
Narendra Modi menyapa para pendukungnya setelah dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) India untuk periode kedua di Istana Presiden di New Delhi, India, Kamis (30/5/2019). - Reuters/Adnan Abidi

Bisnis.com, JAKARTA -- Narendra Modi dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) India untuk periode kedua setelah partainya menang besar dalam Pemilu 2019.
 
BBC melansir Kamis (30/5/2019), ribuan orang datang untuk memenuhi undangan acara pelantikan tersebut, termasuk para pemimpin negara-negara tetangga dan bintang Bollywood. Tampak hadir perwakilan dari Bangladesh, Sri Lanka, Myanmar, Nepal, dan Bhutan.
 
Namun, PM Pakistan Imran Khan tidak diundang. Hubungan antara India dan Pakistan sedang memanas menyusul kembali hangatnya isu Kashmir.
 
Hadir pula pemimpin Partai Kongres Rahul Gandhi, yang menjadi rival Modi dalam Pemilu kali ini, beserta ibunya yaitu Sonia Gandhi.
 
Adapun para bintang Bollywood yang datang di antaranya Karan Johar dan Kangana Ranaut.
 
Kemenangan Modi ini menunjukkan bahwa kampanyenya, yang fokus pada imej pribadi serta keamanan nasional India setelah tensi dengan Pakistan meningkat, berhasil meraih dukungan besar.
 
Kabinet baru Modi juga disumpah dalam kesempatan yang sama, termasuk kepala Bharatiya Janata Party (BJP)--partai nasionalis Hindu yang mengusung Modi.
 
Dalam Pemilu yang berakhir pekan lalu, BJP sukses meraih 354 dari 545 kursi di Lok Sabha, majelis rendah India.
 
Meski demikian, Modi dan para menterinya harus bekerja keras melawan tekanan dari melambatnya pertumbuhan ekonomi India dan terbatasnya lapangan kerja. 
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india

Sumber : BBC

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top