Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Moeldoko : Isu Referendum Aceh Hanya Wacana Akademik

Wacana referendum Aceh disampaikan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sekaligus Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf beberapa waktu lalu.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  14:38 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko (kedua kiri) ketika memberikan sambutan pada pembukaan perdagangan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko (kedua kiri) ketika memberikan sambutan pada pembukaan perdagangan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai isu referendum atau jajak pendapat Aceh hanya wacana akademik.

"Ya itu kan baru wacana. Tapi kalau sudah menuju kepada niat itu sudah beda cara menilainya. Tapi kalau itu baru wacana akademik ya, boleh saja itu wacana akademik. Ingat kalau sudah punya niat menuju kepada keluar dari NKRI itu ada risiko yuridisnya," tuturnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Moeldoko menyatakan wacana tersebut tidak perlu direspons berlebihan. Mantan Panglima TNI itu juga mengajak semua pihak untuk kembali kepada konstitusi yang dimiliki oleh Indonesia.

Seperti diketahui, wacana mengenai referendum Aceh dilontarkan oleh mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sekaligus Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf. Alasannya, sekarang Indonesia berada di ambang kehancuran.

"Isu itu kan bukan hal yang fundamental, itu hanya emosi. Emosi karena enggak menang. Apalagi Partai Aceh enggak menang di sana kan, partainya berkurang kursinya. Sehingga ada emosi. Jangan emosi itu ditanggapi berlebihan. Menurut saya, itu hanya wacana akademik saja," ucap Moeldoko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aceh moeldoko
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top