Kubu Prabowo Daftar Gugatan Pilpres ke MK, Anies : Jakarta Normal

Warga Jakarta diharapkan kembali beraktifitas seperti biasa karena Jakarta telah tenang dan normal.
Anggara Pernando | 24 Mei 2019 01:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di depan gedung Bawaslu, Rabu (22/5/2019)/JIBI - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA - Warga Jakarta diharapkan kembali beraktivitas seperti biasa karena Jakarta telah kembali tenang dan normal pascaaksi penolakan hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan saat ini seluruh wilayah Jakarta telah normal. Dampak kerusuhan sudah dibenahi oleh petugas. Sarana umum yang rusak juga tengah didata untuk diperbaiki.

"Semua kawasan terjadi benturan sudah dibersihkan. Tinggal [jalan] thamrin belum dibuka sampai keputusan pihak keamanan [untuk dibuka]," kata Anies di kediaman resmi Wakil Presiden di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Menurutnya, dengan warga kembali beraktifitas seperti biasa mala diharapkan pergerakan ekonomi dapat segera pulih dan kembali seperti biasa.

"Jangan ada gangguan lain," katanya.

Sementara itu, mengenai adanya informasi penumpukan massa menuju Mahkamah Konstitusi pada Jumat (24/5/2019), Anies mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir.

Menurut penggagas Indonesia mengajar ini, aksi yang damai merupakan bagian dari demokrasi.

"Tidak ada [persiapan] yang khusus, [karena] prosesnya konstitusional," katanya.

Seperti diketahui, Jumat (24/5/2019) merupakan batas waktu terakhir bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 17 April 2019 lalu untuk mendaftarkan sengketa hasil perhitungan suara ke Mahkamah Konstitusi.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno telah menyatakan akan mendaftarkan sengketa Pemilu karena merasa ada kecurangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan, Pilpres 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top