Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Ini, Prabowo-Sandi Daftarkan Gugatan ke MK

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipastikan akan mendaftar gugatan hasil penghitungan suara pemilihan presiden ke Mahkamah Konstitusi hari ini, Kamis (23/5/2019). Jam kedatangan masih didiskusikan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  10:48 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis.com/Samdysara Saragih
Gedung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis.com/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA – Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipastikan akan mendaftar gugatan hasil penghitungan suara pemilihan presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Kamis (23/5/2019). Jam kedatangan masih didiskusikan.

Juru Bicara Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sahroni mengatakan bahwa paling lambat tim mendaftar malam hari. Ini karena batas akhir ditunggu hingga dini hari. 

“Tergantung kesiapan, kehadiran, dan yang datang cukup perwakilan atau bareng,” katanya saat dihubungi.

Sahroni juga belum bisa memastikan apakah jagoan yang didukungnya akan hadir dalam penyerahan berkas atau tidak. Alasannya kedatangan mereka hanya untuk mendaftar saja.

Sementara itu, persiapan untuk pendaftaran hanya formalitas. BPN akan melampirkan kecurangan-kecurangan yang mereka temukan beserta sejumlah bukti.

Sahroni tidak menjelaskan secara rinci apa saja yang akan dibawa. Semua akan ditunjukkan saat proses pendaftaran.

“Karena selama ini yang kita sampaikan pun selalu juga menjadi sesuatu hal yang tidak menguntungkan atas apa yang kami sampaikan dalam pengertian ada pihak yang mengkounter,” jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merampungkan proses rekapitulasi tingkat nasional. Hasilnya, pasangan Jokowi-Amin unggul 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari Prabowo-Sandi 68.650.239 atau 44,50 persen.

Ketua KPU  Arief Budiman mengatakan bahwa setelah ini pihaknya akan menunggu apakah ada keberatan hasil dari peserta pemilu atau tidak.

“Tiga kali dua puluh empat jam  jam akan ada kesempatan, waktu untuk mereka yang mau mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi," tutur Arief di kantornya, Senin (21/5/2019).

Aturan soal batas waktu pengajuan gugatan sengketa atas hasil pemilu diatur di Pasal 474 dan 475 UU Pemilu. Setelah masa tunggu gugatan sengketa berakhir, KPU akan menetapkan kandidat terpilih dari pemilu yang tidak dipermasalahkan hasilnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu mahkamah konstitusi prabowo subianto Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top