Presiden Jokowi : Stabilitas Keamanan dan Politik Tak Terjadi Kalau TNI Polri Tidak Solid

Presiden Joko Widodo menegaskan stabilitas keamanan dan poltik di Tanah Air terjadi karena solid dan bersatunya TNI dan Polri.
Amanda Kusumawardhani | 16 Mei 2019 21:18 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (keenam kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ketujuh kanan) mengikuti acara buka puasa bersama keluarga besar TNI-Polri dan masyarakat di Jakarta, Kamis (16/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo menegaskan stabilitas keamanan dan poltik di Tanah Air terjadi karena solid dan bersatunya TNI dan Polri.

Presiden Jokowi mengapresiasi profesionalisme TNI-Polri dalam bekerja untuk menjaga stabilitas keamanan dan politik Indonesia.

Di hadapan anggota TNI-Polri yang berkumpul di Lapangan Monas, Jokowi menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar sehingga diperlukan kerja solid aparat keamanan untuk menjaga keamanan.

"Stabilitas politik dan keamanan adalah syarat mutlak pembangunan bangsa Indonesia. Itu tidak bisa terjadi, stabilitas keamanan dan politik, kalau TNI Polri tidak solid dan bersatu," katanya, Kamis (16/5/2019).

Tak hanya itu, Jokowi juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras TNI-Polri dalam menjaga berjalannya pemilihan umum serentak yang digelar pada 17 April lalu.

"Saya sangat menghargai, mengapresiasi, atas kerja keras itu," tekan Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak TNI- Polri merangkul semua elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan politik di Indonesia.

"Menghalau paham dan kekuatan yang tidak sesuai konstitusi, Pancasila, dan memangkas bibit terorisme yang mengancam stabilitas dan keutuhan NKRI," tambahnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, polri, tni

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup