Penembakan di Universitas North Carolina : Sebelum Tewas, Mahasiswa Ini Selamatkan Beberapa Temannya

Seorang mahasiswa di North Carolina layak ditempatkan dalam daftar pahlawan Negeri Paman Sam. Bayangkan, dengan keberaniannya, ia menyelamatkan beberapa temannya sebelum sang mahasiswa akhirnya tewas terbunuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Mei 2019  |  15:33 WIB
Penembakan di Universitas North Carolina : Sebelum Tewas, Mahasiswa Ini Selamatkan Beberapa Temannya
Riley Howell - ndtv.com

Bisnis.com, CHARLOTTE - Seorang mahasiswa di North Carolina layak ditempatkan dalam daftar pahlawan Negeri Paman Sam. Bayangkan, dengan keberaniannya, ia menyelamatkan beberapa temannya sebelum sang mahasiswa akhirnya tewas terbunuh dalam kasus penyerangan di universitas North Carolina.

Mahasiswa berusia 21 tahun dan tewas dalam penembakan di University of North Carolina di Charlotte itu menyelamatkan beberapa nyawa teman sekelasnya dengan melawan pria bersenjata dan berusaha melucuti senjata penyerang, kata pihak kepolisian, Rabu (1/5/2019).

Kepala Departemen Polisi Charlotte-Mecklenburg Kerr Putney mengatakan mahasiswa kajian lingkungan hidup Riley Howell dari Waynesville, North Carolina, salah seorang dari dua mahasiswa di kampus tersebut yang ditembak hingga tewas pada Selasa malam (30/4), memainkan peran penting dalam mengakhiri serangan oleh seorang mantan mahasiswa.

“Tapi tanpa upayanya, senjata penyerang itu mungkin tak terlucuti,” kata Putney dalam satu taklimat, seperti dikutip Antara dari Reuters, Kamis (2/5/2019).

“Ia seorang yang berperawakan atletis, dan ia melawan penyerang tersebut. Sayangnya ia harus kehilangan nyawa untuk itu,” kata Putney, yang juga alumnus UNC Charlotte. “Ia mengganjal kaki si penyerang,” lanjut Putney.

Mahasiswa lain yang tewas dalam penembakan tersebut adalah Ellir Parlier (19), kata beberapa petugas. Empat mahasiswa cedera dalam serangan itu, yakni Drew Pescaro (19), Sean DeHart (20), Emily Houpt (23), dan Rami Alramadhan (20).

Polisi di Charlotte menangkap mantan mahasiswa UNC Charlotte Trystan Andrew Terrel (22), yang telah didakwa dengan dua pembunuhan dan empat kasus usaha pembunuhan. Pihak berwenang tidak memberi penjelasan mengenai kemungkinan motif serangan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat, penembakan

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup