Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tompi Sindir Hanum Rais Yang Dadakan Jadi Ahli Wajah

Teuku Adifitrian alias Tompi menyindir Hanum Rais yang sebenarnya adalah dokter gigi tetapi mendadak menjadi ahli bedah wajah pada saat terdakwa Ratna Sarumpaet menemui Hanum Rais.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 April 2019  |  14:45 WIB
Dokter spesialis bedah plastik Tompi/JIBI - BISNIS/Jaffry Prabu
Dokter spesialis bedah plastik Tompi/JIBI - BISNIS/Jaffry Prabu
Bisnis.com, JAKARTA--Teuku Adifitrian alias Tompi menyindir Hanum Rais yang sebenarnya adalah dokter gigi, tetapi mendadak menjadi ahli bedah wajah pada saat terdakwa Ratna Sarumpaet menemui Hanum Rais.
 
Hanum Rais melalui video pendek yang viral di media sosial itu mengaku sudah memeriksa wajah Ratna Sarumpaet dan hasilnya menyatakan bahwa wajah lebam terdakwa disebabkan penganiayaan oleh seseorang di Bandung.
 
Padahal menurut Tompi, Hanum Rais merupakan dokter gigi yang tidak memiliki kapasitas untuk memeriksa wajah seseorang, kecuali jika yang diperiksa adalah bagian gigi.
Padahal menurut Tompi, Hanum Rais tidak memiliki pemahaman medis tentang wajah, tetapi malah menyimpulkan Ratna Sarumpaet lebam karena dianiaya.
 
"Hanum Rais tidak punya kapasitas memeriksa itu, apalagi dia juga pernah menyampaikan sudah memeriksa. Kalau memeriksa, artinya sudah ada pertanggungjawaban ilmiahnya (secara medis)," tuturnya, Selasa (23/4).
 
Dia memprediksi ada dua kesalahan yang telah dilakukan Hanum Rais yaitu pertama tidak ada kompetensi memeriksa, tetapi mengaku telah memeriksa wajah Ratna Sarumpaet dan kedua Hanum Rais turut serta menyebarkan informasi palsu atau hoaks.
 
"Kemungkinan pertama, dia tidak ada kompetensi untuk menjawab foto lebam itu dan yang kedua, dia berbohong," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hoax Ratna Sarumpaet
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top