Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PP Muhammadiyah : Jangan Terpengaruh Hasil Quick Count!

PP Muhammadiyah meminta masyarakat tidak terlalu terpengaruh suasana oleh banyaknya hasil quick count ataupun exit poll yang disajikan di media massa, media sosial, dan ruang publik.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 18 April 2019  |  20:27 WIB
Seorang petugas menunjukkan kertas suara saat penghitungan hasil Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Seorang petugas menunjukkan kertas suara saat penghitungan hasil Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta masyarakat tidak terlalu terpengaruh suasana oleh banyaknya hasil hitung cepat (quick count) ataupun exit poll yang disajikan di media massa, media sosial, dan ruang publik.

"Sebagai kerja ilmiah, hasil survei merupakan sajian hitungan atau data yang patut dihormati, tetapi sama sekali tidak memengaruhi dan menentukan hasil pemilu," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (18/4/2019), sebagaimana dilansir Antara.

Quick count Pemilihan Presiden 2019 yang disajikan oleh sejumlah lembaga menunjukkan bahwa pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun, ada pula lembaga yang menyebutkan bahwa pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga yang berhasil unggul atas Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sementara itu, di Sumatra pasangan Prabowo-Sandiaga juga disebutkan unggul atas Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal serupa terjadi di Jawa Barat. Hasil bervariasi terdapat di sejumlah daerah.

PP Muhammadiyah juga mengharapkan semua pihak dapat menerima dengan jiwa besar apa pun hasil Pemilu 2019 yang secara resmi akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum.

"Hendaknya semua pihak menghormati pilihan rakyat dan menerima hasil-hasil pemilu yang secara resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan jiwa besar, kesatria, lapang hati, dan bijaksana," kata Haedar Nashir.

Dia juga meminta apabila terdapat persengketaan pemilu hendaknya diselesaikan secara hukum yang dijamin oleh konstitusi disertai dengan jiwa musyawarah untuk kemaslahatan bersama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi quick count muhammadiyah prabowo subianto Pemilu 2019 Pilpres 2019

Sumber : Bisnis.com & Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top