Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEK FAKTA: Seputar Jumlah Peserta OK OCE dan Pengangguran di DKI Jakarta

Sandiaga menyebut program OK OCE menurunkan jumlah pengangguran di DKI Jakarta. Lantas, bagaimana faktanya?
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 18 Maret 2019  |  09:53 WIB
Data peserta OK OCE per Senin 18 Maret 2019 pukul 09.60 WIB
Data peserta OK OCE per Senin 18 Maret 2019 pukul 09.60 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim bahwa program OK OCE sudah berhasil menurunkan jumlah pengangguran di DKI Jakarta sebanyak 20.000 sepanjang 2018.

Klaim itu disampaikan Sandiaga dalam debat pemilu 2019 putaran ketiga, Minggu (17/3/2019). OK OCE adalah salah satu program andalan Sandiaga dan Anies Baswedan saat memimpin DKI Jakarta setelah menang Pilkada 2017.

“Di Jakarta OK-OCE sudah bisa menurunkan pengangguran sebanyak 20.000 di tahun 2018. Kami melihat hasil yang nyata dan sudah mendapat review yang positif,” tutur Sandiaga.

Berdasarkan data keadaan ketenagakerjaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, pada Agustus 2018 ada 314.840 orang di ibu kota yang menganggur. Pengangguran di DKI Jakarta mencapai 6,24% dari jumlah angkatan kerja sebanyak 5,04 juta orang.

Angka pengangguran di ibu kota pada Agustus 2018 turun dibanding Agustus 2017. Pada Agustus 2017, penganggur di DKI Jakarta mencapai 346.950 orang. Jika dihitung, ada penurunan jumlah pengangguran hingga 32.110 orang pada rentang waktu tersebut.

Kemudian, berdasarkan data di situs okoce.me Senin (18/3/2018) pukul 09.50 WIB, jumlah peserta program OK OCE di DKI Jakarta mencapai 64.636 orang. Tidak ada keterangan mengenai kapan pembaruan terakhir data peserta OK OCE dilakukan situs resmi program buatan Sandiaga dan  Faransyah Agung Jaya itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Debat Cawapres OK OCE
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top