Blusukan ke Pasar Pagi Pangkalpinang, Jokowi Beli Terasi

Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Pagi Pangkalpinang di sela-sela agenda kunjungan kerja ke Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019) siang.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 14 Maret 2019  |  13:31 WIB
Blusukan ke Pasar Pagi Pangkalpinang, Jokowi Beli Terasi
Presiden Joko Widodo dikerumuni warga ketika berkunjung ke Pasar Pagi Pangkalpinang di sela-sela kunjungan kerjanya ke Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019). Selain mengunjungi pasar tradisional tersebut, Jokowi juga meresmikan terminal di Bandara Depati Amir dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. - Bisnis/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, PANGKALPINANG -- Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Pagi Pangkalpinang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019) siang.

Presiden datang ke Pangkalpinang untuk menghadiri sejumlah acara seperti peresmian Terminal Bandara Depati Amir dan pembagian 2.081 sertifikat tanah.

Setelah menghadiri acara pembagian sertifikat tanah dan dalam perjalanan menuju ke acara Sosialisasi Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), rombongan Kepala Negara berhenti di depan Pasar Pagi Pangkalpinang.

Presiden Joko Widodo berfoto bersama para pedagang dan pengunjung Pasar Pagi Pangkalpinang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019)./Bisnis-Yodie Hardiyan

Di pasar itu, Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut oleh para pedagang dan pengunjung pasar. Mereka berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Jokowi, yang juga tampak berbincang singkat dengan para pedagang tersebut.

Di pasar itu, Jokowi membeli terasi, ayam, kangkung, dan ubi.

"Mau ngecek [harga dagangan pasar], tapi siang kan sudah enggak banyak orang, penjual sudah sepi. Mungkin pagi ya, ya namanya pasar pagi. Kita datangnya siang," ujarnya.

Jokowi juga mengomentari perlunya sanitasi di pasar tersebut untuk diperbaiki. Dia melanjutkan Pasar Pagi Pangkalpinang merupakan salah satu pasar yang akan diperbaiki oleh pemerintah.

Pada Selasa (12/3), Presiden telah menyampaikan bahwa pemerintah akan membangun 5.200 unit pasar rakyat hingga akhir 2019. Tahun lalu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah membangun atau merevitalisasi 4.200 pasar di seluruh Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Pasar Tradisional

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top