Jelang Bertemu Kim Jong-un, Trump Sebut Korea Utara Punya Potensi Luar Biasa

Trump mengatakan Korea Utara bisa merasakan perkembangan yang pesat seperti Vietnam apabila ia mewujudkan denuklirisasi
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  17:56 WIB
Jelang Bertemu Kim Jong-un, Trump Sebut Korea Utara Punya Potensi Luar Biasa
Suasana di sekitar Media Center menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, di Hanoi, Vietnam, Senin (25/2/2019). - REUTERS/Jorge Silva

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Korea Utara memiliki potensi "luar biasa" dan mengatakan Pemimpin Kim Jong-un bakal melakukan sesuatu yang luar biasa.

Hal ini disampaikan Trump melalui akun Twitter-nya, hanya beberapa jam sebelum ia memulai pertemuan dengan Kim guna merundingkan denuklirisasi Semenanjung Korea.

“Vietnam berkembang pesat seperti beberapa negara dunia. Korea Utara akan merasakan hal yang sama dalam waktu cepat, jika mereka mewujudkan denuklirisasi," kata Trump di Twitter, Rabu (27/2/2019).

“Potensinya sangat luar biasa bagi teman saya, Kim Jong-un. Peluangnya pun besar, hampir tak ada negara dalam sejarah yang menyaingi hal ini. Kita akan segera tahu. Sangat Menarik!" tulisnya.

Trump mengatakan ia sangat menantikan pertemuannya dengan Kim yang akan dimulai dengan makan malam pada hari ini. Kedua kepala negara diagendakan bertemu di hotel Metropole pada pukul 18.30 malam waktu Hanoi.

Pertemuan keduanya akan diawali dengan perbincangan empat mata antara Trump dan Kim selama 20 menit dan dilanjutkan dengan makan malam bersama beberapa pejabat negara.

Gedung Putih menyebutkan Trump akan didampingi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan penjabat Kepala Staf Mick Mulvaney. Sementara itu, Kim Jong-un akan didampingi dua pejabat pemerintahan yakni Kim Yong Chol dan Menteri Luar Negeri Ri Yong Ho.

Selain perundingan denuklirisasi dengan Korea Utara, Trump juga memanfaatkan lawatannya ke Vietnam kali ini untuk menemui Presiden Nguyen Phu Throng. Keduanya melakukan pertemuan bilateral di istana kepresidenan Vietnam pada Rabu siang.

Usai pertemuan tersebut, Trump dan Nguyen kembali menegaskan akan pentingnya kemajuan proses denuklirisasi secara total dan bagi Korea Utara.

Selain deklarasi ini, kedua presiden juga menandatangani kesepakatan pembelian 110 unit pesawat produksi Boeing Co oleh maskapai Vietnam, VietJet dan Bamboo Airways.

Nilai kesepakatan itu mencapai nilai US$15 miliar atau setara Rp210 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Korea Utara, Donald Trump

Sumber : Reuters

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top