Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemilu 2019, KPU Fasilitasi Iklan Kampanye di Media Online

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan memberi fasilitas bagi peserta pemilu 2019 untuk berkampanye lewat iklan di media daring (online) dengan beberapa ketentuan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  14:24 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (kiri) didampingi komisioner KPU Hasyim Asy'ari memberikan keterangan seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (kiri) didampingi komisioner KPU Hasyim Asy'ari memberikan keterangan seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan memberi fasilitas bagi peserta pemilu 2019 untuk berkampanye lewat iklan di media daring (online) dengan beberapa ketentuan.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menuturkan bahwa peserta pemilu yang akan difasilitasi oleh KPU hanya capres dan cawapres, partai politik peserta pemilu, calon anggota DPD dan partai lokal Aceh. Sedangkan, caleg DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dipersilahkan beriklan secara mandiri.

"Jadi, sebelumnya kita tidak fasilitasi media daring. Kita putuskan fasilitasi iklan di media daring karena jaman berubah dan pengguna daring cukup signifikan," ujar Wahyu dalam rapat lanjutan Pembahasan Jadwal Kampanye Rapat Umum dan Sosialisasi Fasilitas Iklan Kampanye di Media Massa, di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Wahyu menjelaskan beberapa ketentuan teknis yang harus dipenuhi setiap peserta pemilu, yaitu, dibatasi hanya 21 hari tayang, dan hanya satu banner untuk lima media berbeda.

"Untuk media daring paling banyak satu banner, lima media dan paling lama 21 hari. Ini difasilitas dari KPU," kata Wahyu.

Sekadar informasi, regulasi ini dibuat berdasarkan masukan dari perwakilan peserta pemilu. Sebelumnya, KPU hanya memfasilitasi iklan kampanye di media cetak, televisi, dan radio.

Iklan kampanye di media massa berlaku mulai 24 Maret hingga 13 April 2019, sebelum masa tenang yang dimulai sejak 14 April 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu kampanye pemilu Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top