Trump: MoU Perdagangan Buang-Buang Waktu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak disusunnya nota kesepahaman yang rencananya akan memberikan acuan pada pakta perdagangan dengan China karena dianggap membuang-buang waktu, meskipun sempat diprotes oleh Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer .
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 23 Februari 2019  |  13:59 WIB
Trump: MoU Perdagangan Buang-Buang Waktu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - REUTERS/Carlos Barria

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak disusunnya nota kesepahaman yang rencananya akan memberikan acuan pada pakta perdagangan dengan China karena dianggap membuang-buang waktu, meskipun sempat diprotes oleh Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer .

Duduk di Ruang Oval, berhadapan dengan Lighthizer dan Wakil Perdana Menteri China Lie u He, Trump mengutarakan pendapatnya terkait penyusunan nota kesepahaman atau Memo of Understanding (MoU).

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa MoU ini akan menyentuh enam sektor kritis untuk membentuk perjanjian dagang yang lebih solid.

"Saya tidak suka MoU karena tidak ada artinya. Lebih baik langsung ke perjanjian kerjasama. Saya tidak pernah suka ... dengan MoU," ujar Trump di Ruang Oval, seperti dikutip oleh Reuters pada Sabtu (23/2).

Lighthizer, yang duduk bersama anggota tim negosiasi Trump lainnya termasuk Menteri Keuangan Steven Mnuchin, penasihat ekonomi Larry Kudlow, dan Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross, menjelaskan bahwa menulis MOU adalah prosedur standar dalam membentuk perjanjian perdagangan.

“MOU adalah kontrak. Begitulah cara perjanjian perdagangan umumnya digunakan ... Sebuah Nota Kesepahaman adalah perjanjian yang mengikat antara dua pihak,"kata Lighthizer.

Trump tidak puas dan menantang tim Lighthizer dan delegasi China di hadapan wartawan yang hadir dan mengatakan bahwa MoU, dari segi kepentingan AS saat ini, bukan bentuk kontrak yang diperlukan.

Reuters melaporkan pada Rabu (20/2), bahwa negosiator telah menyusun enam MOU tentang masalah struktural yakni transfer teknologi paksa dan pencurian siber, hak kekayaan intelektual, jasa, mata uang, pertanian, dan hambatan non-tarif untuk berdagang.

Lighthizer, yang terlihat tidak ingin berdebat lebih panjang dengan Trump, memutuskan untuk melakukan perubahan terminologi.

“Mulai sekarang kita tidak lagi menggunakan kata MoU. Kita akan menggunakan istilah perjanjian perdagangan, oke?" katanya.

Baik Trump maupun Liu sepakat untuk mengubah terminologi MoU menjadi perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perang dagang AS vs China

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top