Korea Utara Terancam Krisis Pangan

Korea Utara diklaim tengah menghadapi ancaman kekurangan pangan, yang turut disebabkan kekeringan, banjir, dan sanksi dari dunia internasional.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 23 Februari 2019  |  00:08 WIB
Korea Utara Terancam Krisis Pangan
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berbicara kepada para stafnya saat mengunjungi sebuah proyek pembangunan di Samjiyon, Korea Utara (10/7/2018). - Reuters/KCNA

Bisnis.com, JAKARTA -- Korea Utara dikabarkan tengah menghadapi ancaman kekurangan pangan pada tahun ini.

Reuters melansir Jumat (22/2/2019), sebuah memo yang dikirim kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa negara di Semenanjung Korea itu sedang menghadapi kekurangan pangan.

“Pemerintah Korut menyerukan kepada organisasi internasional untuk segera menanggapi penanganan situasi pangan,” isi memo tersebut, yang dikirimkan oleh misi PBB di negara itu sebagai tindak lanjut dari penilaian bersama dengan Program Pangan Dunia antara 26 November-7 Desember 2018.

Korea Utara (Korut) akan menghadapi suhu tinggi, kekeringan, banjir dan sanksi PBB dalam memo tersebut. Memo itu juga mengabarkan ancaman kelaparan sedang mengintai.

Pengiriman memo dua halaman tak bertanggal oleh misi Korut ke PBB itu terjadi menjelang pertemuan puncak kedua antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un mengenai denuklirisasi Semenanjung Korea. Pertemuan tersebut diagendakan digelar di Vietnam pada pekan depan.

Washington telah menuntut agar Korut menghentikan program senjata nuklir yang mengancam Amerika Serikat, sedangkan Korut berusaha mencabut sanksi, yang secara resmi akan mengakhiri Perang Korea 1950-1953, dan mendapatkan jaminan keamanan.

Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara telah secara bulat meningkatkan sanksi terhadap Korut sejak 2006 dalam upaya menghentikan pendanaan untuk program rudal nuklir dan balistik Pyongyang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Korea Utara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top