Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klaim Sudah Salip Jokowi-Ma'ruf Amin, Mohammad Taufik Anggap Masih Riskan

Relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno semakin percaya diri menghimpun suara pemilih setelah debat Pilpres 2019 putaran kedua.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  12:39 WIB
M Taufik - Antara
M Taufik - Antara

Kabar24.com, JAKARTA — Relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno semakin percaya diri menghimpun suara pemilih setelah debat Pilpres 2019 putaran kedua.

Ketua Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Mohammad Taufik, mengklaim elektabilitas jagoannya seusai dua kali debat akan meningkat.

Dia optimistis Prabowo-Sandi meraup suara di atas 58% pada hari-H pemungutan suara.

“Sekarang kami sudah menyalip pasangan nomor urut 01. Cuma memang masih ambang batas riskan,” katanya dalam acara nonton bareng debat Pilpres 2019 di Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam.

Performa Prabowo, menurut Taufik, lebih unggul dalam debat semalam dan bulan lalu sehingga dapat memperbesar dukungan pemilih. Karena itu, mesin kerja relawan harus mampu mengawal konversi suara itu hingga ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Awal Maret seluruh relawan akan melakukan check list hingga ke TPS. Kalau ada yang kurang suaranya dicek kenapa ada yang kurang,” ucap Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini.

Debat Minggu malam bertemakan pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam (SDA), dan lingkungan hidup. Berbeda dengan debat pertama, semalam dua calon presiden saling berhadapan tanpa didampingi calon wakil presiden.

Sebaliknya, debat putaran ketiga pada 17 Maret 2019 hanya diikuti oleh calon wakil presiden. Debat tersebut bertemakan pendidikan, kesehatan, ketenagkerjaan, dan sosial-budaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prabowo subianto elektabilitas
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top