Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Core Sebut Dua Isu Ini Bakal Panas Disorot Dalam Debat Capres II

Center of Reform on Economics (Core) memperkirakan ada dua isu yang akan mendapatkan sorotan utama oleh kedua calon presiden dalam Debat Capres putaran II yakni infrastruktur dan pangan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 15 Februari 2019  |  18:17 WIB
Core Sebut Dua Isu Ini Bakal Panas Disorot Dalam Debat Capres II
Ilustrasi sosialisasi Debat Kedua Calon Presiden Pemilu 2019 yang digelar di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/2/2019) dengan tema: Energi dan Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, serta Infrastruktur. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Center of Reform on Economics (Core) memperkirakan ada dua isu yang akan mendapatkan sorotan utama oleh kedua calon presiden dalam Debat Capres putaran II yakni infrastruktur dan pangan.

Seperti diketahui, dalam Debat Capres Jilid II yang akan diselenggarakan pada MInggu (17/2/2019), kedua capres bakal mendiskusikan tiga sektor yakni pangan, energi, dan infrastruktur.

“Karena energi enggak begitu banyak yang tahu isunya, kemudian diskusinya hanya potongan-potongan kecil. Kalau diskusi infrastruktur, diskusinya akan hitam putih,” kata ekonom Core Indonesia Ahmad Akhbar Susamto dalam diskusi ‘Jelang Debat Capres II: Menakar Isu Pangan, Energi, dan Infrastruktur’, Jumat (15/2/2019).

Di satu sisi, isu pembangunan infrastruktur oleh petahana, Presiden Joko Widodo dan Capres Jokowi, dianggap sebagai keberhasilan pemerintah sepanjang lima tahun terakhir. Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur juga dinilai sebagai jawaban atas tingginya ongkos logistik di Tanah Air.

Namun, infrastruktur yang dibangun masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yakni dari sisi keterjangkauan harga (operasional) hingga dampaknya bagi masyarakat sekitar yang belum dirasakan.

Sebaliknya, di kubu oposisi, upaya pemerintah yang gencar membangun infrastruktur diasosiasikan dengan tingginya hutang pemerintah, pembangunan tol yang tidak menjawab permasalahan kebutuhan masyarakat, hingga pembiayaan infrastruktur yang mahal.

Bahkan, penentangan atau dukungan atas kedua pasangan calon tersebut sempat membuat panas media sosial yang ditunjukkan dengan sejumlah pernyataan misalnya ‘Kami Tidak Makan Jalan Tol’, ‘Jalan Tol Jokowi, atau ucapan Wali Kota Semarang yang menyebutkan masyarakat tidak boleh melewati jalan tol jika tidak mendukung Jokowi.

Menurutnya, kedua capres kemungkinan hanya berkutat pada hal-hal yang tidak substantif terkait isu infrastruktur sehingga diskusinya akan berakhir menjadi hitam putih. Akibatnya, diskusi akan lebih gampang untuk diarahkan saling menyerang tanpa basis data-data yang jelas.

“Di politik itu kan sebenernya diskusinya simplifikasi supaya orang awam mudah menangkap,” ujarnya.

Sementara itu, Ismail Fahmi, Pakar Media Sosial Drone Emprit, mengemukakan isu pangan juga sangat berpotensi untuk menjadi ajang saling serang antara kedua capres.

Dia mencontohkan, dalam beberapa kunjungan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ke daerah, isu pangan selalu menjadi perhatian utamanya. Bahkan, dalam analisanya di media sosial pada 15 Januari-14 Februari 2019, pasangan calon nomor 2 mendapatkan rating cukup tinggi pada isu pangan.

“Isu yg paling menaruk untuk dipercakapkan adalah infrastruktur. Berikutnya adalah soal pangan. Dari isu-isu yang ada soal harga pangan yang naik turun, impor,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Debat Capres Pilpres 2019
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top