Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pilpres 17 April 2019: Jokowi-Ma’ruf Yakin Raup 70% Suara di Jawa Timur

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengungkapkan kubunya yakin dapat meraup suara hingga 70% di Provinsi Jawa Timur saat Pilpres pada 17 April 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2019  |  10:13 WIB
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengungkapkan kubunya yakin dapat meraup suara hingga 70% di Provinsi Jawa Timur saat Pilpres pada 17 April 2019.

"Kita di Jawa Timur ini hanya tinggal memantapkan. Hanya tinggal "maintenance" saja. Insya Allah, Jawa Timur akan mencapai 70% ," ujar Ma'ruf seusai menjadi pembicara pada kegiatan "Halaqoh Nasionalisme-Menjaga Keutuhan NKRI" di halaman Kantor NU Center Kabupaten Madiun, Desa Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jatim, Senin (21/1/2019) malam.

Keyakinan meraup suara hingga 70% tersebut dilatarbelakangi oleh dukungan warga Jawa Timur terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 01 tersebut.

"Dukungan kepada pasangan nomor 1 ini sebenarnya sudah mantap. Karena itu hanya tinggal menguatkan saja," kata mantan Ketua Umum MUI tersebut.

Menurut Ma’ruf, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei, tingkat elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 di Jatim telah mencapai 60% lebih.

"Jadi kalau terus saja kita bangun, tinggal memperbesar perolehan jumlah itu," kata Ma’ruf.

Sementara, saat memberikan ceramah di acara Halaqoh Nasionalisme yang bertema Menjaga Keutuhan NKRI, Ma’ruf menyatakan bahagia bisa bertemu dengan keluarga besar pengurus cabang NU (PC NU) dan warga NU di Kabupaten Madiun.

Ma'aruf yang mengenakan baju koko warna abu-abu dengan khas sarungnya itu, tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam kesempatan itu ia menyatakan bahwa santri harus terlibat dalam perang kemerdekaan.

Perjuangan tersebut ditindaklanjuti dengan penetapan Hari Santri. Karenanya, para santri wajib merawat dan menjaga nama baik tersebut.

"Apalagi santri dan ulama memegang teguh NKRI harga mati. Alhamdulillah hingga kini persatuan itu masih terjaga dengan baik karena berlandaskan Pancasila," kata Ma’ruf.

Ma’ruf menambahkan, tidak hanya ulama yang bertanggung jawab menjaga keutuhan negara. Namun, umat muslim semuanya harus ikut menjaga kebersamaan dan toleransi. Hal tersebut juga harus diaplikasikan dalam pelaksanaan Pilpres 2019 mendatang yang aman dan damai meski beda pilihan.

Seperti diketahui, KH Ma'ruf Amin melakukan sejumlah safari politik di wilayah Jawa Timur, di antaranya di Madiun, Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, Nganjuk, Lamongan, Tuban, Surabaya, dan beberapa daerah lainnya.

Kegiatannya antara lain konsolidasi dengan tokoh dan ulama, kemudian bersama tim pemenangan di daerah menghadiri halaqoh, istighatsah, pengajian, berkunjung di pondok pesantren, hingga menemui elemen pendukung.

Pemilihan Presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, kemudian Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Pilpres 2019

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top