Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mahathir Mohamad Dinobatkan Pria Muslim Paling Berpengaruh Tahun ini

Sebuah pusat studi Islam di Yordania baru saja menyebut Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad sebagai pria Muslim paling berpengaruh di tahun ini.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 31 Desember 2018  |  17:03 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad - Reuters/Darren Whiteside
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebuah pusat studi Islam di Yordania baru saja menyebut Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad sebagai pria Muslim paling berpengaruh di tahun ini.

The Muslim 500 edisi 2019 - ranking 500 Muslim paling berpengaruh di dunia - mencatat PM berada di tempat ke-44, dan juga menobatkannya sebagai "Pria Muslim Tahun Ini".

Ini adalah penampilan pertama Mahathir dalam daftar. Adapun, studi Islam ini telah diterbitkan setiap tahun oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre di Amman sejak 2009.

Di antara kriteria disebutkan, Mahathir memiliki kekuatan untuk mengubah dunia Muslim dan telah secara positif mewakili Islam ke komunitas non-Muslim.

Dalam sambutannya tentang Pria dan Wanita Muslim Tahun Ini, pemimpin redaksi Muslim 500 S Abdallah Schleifer menyebut Mahathir sebagai pria luar biasa. Dia mencatat bahwa karir politik Mahathir selama 70 tahun, posisi dua kali sebagai Perdana Menteri, dan sebagai kepala pemerintahan tertua di dunia.

"Tidak buruk bagi politisi berusia 93 tahun dengan riwayat dua serangan jantung dan satu operasi bypass," kata Abdullah, seperti dikutip dari laman Business Insider, Senin (31/12/2018).

Prestasi Mahathir lainnya termasuk Kebijakan Ekonomi Baru-nya, yang diterapkan dari tahun 1970-an hingga 1990-an, yang berhasil mengakhiri kemiskinan yang sangat dalam melanda orang-orang Melayu, yakni dengan menggunakan diskriminasi positif terhadap mereka.

Tulisan Mahathir dalam publikasi tersebut juga mengakui kemenangannya atas Barisan Nasional dan kemudian naik ke PM. Namun, dengan memahami bahwa jika berhasil, Mahathir akan mengampuni Anwar Ibrahim dan menyerahkan peran kepadanya".

Mahathir sendiri mengatakan dia akan menghormati janji ini untuk menyerahkan jabatan perdana menteri ke Anwar setelah dua tahun, meskipun ada panggilan dari beberapa anggota Partai Persatuan Adat Malaysia (Bersatu) agar dia tetap memegang jabatan sampai pemilihan berikutnya.

Menyebut dirinya Perdana Menteri "lama" dan "sementara", Mahathir mengatakan pada pertemuan umum tahunan Bersatu (30/12) bahwa ia hanya memenangkan jabatan itu berkat koalisi Pakatan Harapan.

"Ketika kami berada di oposisi dan ingin menyingkirkan kleptokrat, kami tahu kami tidak bisa melakukannya hanya dengan suara Melayu ... kami hanya menang karena kami memiliki koalisi," katanya.

Dia menambahkan bahwa kondisi untuk pembentukan koalisi adalah batas dua tahun sebagai PM.

“Saya harus menerima syarat untuk menyingkirkan Najib ... Itulah sebabnya kadang-kadang kita memeluk musuh bebuyutan kita dan duduk bersama. Sungguh aneh melihat saya dengan musuh lama saya, tetapi karena kami bersedia menerima kondisi kecil itu, kami menang, ”tambahnya.

Adapun, Wanita Muslim Tahun Ini adalah Ahed Tamimi, seorang remaja Palestina yang menampar dan menendang seorang prajurit Israel yang tertangkap tertangkap di video dan menjadi viral online. Dia kemudian dijatuhi hukuman delapan bulan penjara.

Tokoh lain yang juga ada dalam daftar Muslim 500 adalah Presiden Indonesia Joko Widodo (urutan 16), Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (peringkat 29) dan Presiden Singapura Halimah Yacob (peringkat 41).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muslim mahathir mohamad
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top