Rocky Gerung Akui Terima Foto dari Ratna Sarumpaet, Tetapi Tidak Menyebarkan Hoaks

Setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, pengamat politik Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya menerima foto lebam Ratna yang sempat membuat kegaduhan di kalangan masyarakat.
Aziz Rahardyan | 04 Desember 2018 18:07 WIB
Ratna Sarumpaet (tengah) tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10/2010). Pelaku hoax itu ditangkap pihak kepolisian di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi ke luar negeri. - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, pengamat politik Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya menerima foto lebam Ratna yang sempat membuat kegaduhan di kalangan masyarakat.

Pria yang dikenal sebagai pengajar filsafat di Universitas Indonesia (UI) ini mengaku baru menerima empat foto yang dikirim tersebut ketika dirinya tiba di Jakarta sepulang dari mendaki Gunung Elbrus di Rusia.

"Menerima foto. Tapi saya menerima itu jelas dari WA [WhatsApp] ibu Ratna Sarumpaet. Tapi saya menerima tanggal 1 [Oktober 2018]. Artinya dikirimkan sebelumnya. Saya tidak buka WA karena saya tuker [kartu] SIM Rusia buat menghemat pulsa," jelas Rocky, Selasa (4/12/2018) di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Walaupun mengakui bahwa dirinya termasuk orang yang dikirimi foto secara langsung oleh Ratna Sarumpaet, Rocky membantah bila dirinya ikut menyebarkan hoaks.

Rocky Gerung mengaku hanya memberikan respons melalui Twitter sebagai orang yang merasa tercengang dengan kabar penganiayaan yang ternyata hoaks tersebut.

"Jadi dbilang saya penyebar hoaks? Tidak. Itu bukan hoaks. Hoaks itu disebut hoaks setelah Ratna membikin konpers [konferensi pers pengakuan]. Kan begitu logikanya," tambahnya.

Selain itu, Rocky pun seketika menghapus foto-foto tersebut setelah Ratna Sarumpaet memberikan keterangan bahwa penganiayaan terhadap dirinya merupakan hoaks atau kabar bohong.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan pemeriksaan Rocky bertujuan untuk memperjelas, apa yang dilakukan Rocky setelah mendapatkan foto-foto lebam RS.

"Jadi pada intinya atau garis besarnya ingin mempertajam pertanyaan kemarin dari Bu Ratna yang kemarin bilang mengirim foto yang lebam-lebam kepada Pak Rocky. Kita hanya ingin menanyakan apakah Pak Rocky Gerung benar-benar mengirim [pada orang lain] atau tidak. Jadi biar peristiwanya itu mengalir makanya kita mintai keterangan," jelas Argo.

Sebelumnya, pihak Kepolisian telah meminta keterangan Nanik S Deyang, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Keterangan Nanik dan Rocky akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara Ratna Sarumpaet yang kini masih berstatus dikembalikan ke penyidik (P19).

Pihak kepolisian sebelumnya telah meminta keterangan dari Said Iqbal, Amien Rais, dokter Sidik Setiamihardja, Asiantoro, Dahnil Anzar Simanjuntak, serta saksi tambahan lain, yaitu karyawan RS bernama Ahmad Rubangi dan artis sekaligus anak kandung Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan.

RS kini menjalani masa perpanjangan penahanan di rumah tahanan Polda Metro Jaya dan akan dijerat pasal 14 juncto pasal UU no 1 tahun 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang menyiarkan berita bohong yang menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, serta pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman maksimal penjara 10 tahun.

Tag : hoax, Ratna Sarumpaet
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top