Pemprov Riau: RAL Terlalu Banyak Masalah, Tidak Seperti Merpati

Pemprov Riau mengakui masalah yang dialami Riau Airlines lebih banyak dibandingkan Merpati Airlines yang diperkirakan bakal kembali terbang tahun depan.
Arif Gunawan | 23 November 2018 15:17 WIB

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemprov Riau mengakui masalah yang dialami Riau Airlines lebih banyak dibandingkan Merpati Airlines yang diperkirakan bakal kembali terbang tahun depan.

Plt. Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengaku tidak tahu apakah masalah Riau Airlines (RAL) bisa dituntaskan dan bisa kembali mengudara.

"Tak tahulah, karena penyakit RAL ini tak sama dengan Merpati, begitu barangkali," kata Wan Thamrin, Jumat (23/11/2018).

Beberapa masalah yang masih dihadapi RAL saat ini menurut Wan, yaitu soal utang pajak yang menyentuh angka Rp80 miliar lebih.

Lalu pihak berkait dalam pengelolaan RAL juga cukup banyak selain pemegang saham dari pemprov dan kabupaten kota, yaitu PT Pengembangan Investasi Riau sebagai BUMD penyandang dana, serta Bank Muamalat sebagai kreditur.

Bila pemprov atau pihak lain berkeinginan menyelamatkan RAL mereka harus menuntaskan banyak masalah tersebut, dan tentu saja butuh waktu, tenaga, dan biaya yang besar.

"Tentu butuh tenaga waktu dan biaya banyak untuk menuntaskan persoalan yang membelit RAL sekarang," kata Wan Thamrin.

RAL tengah menjalani proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Audit masih belum tuntas karena masalah dokumen yang  tidak lengkap.

Tag : pesawat, riau, maskapai penerbangan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top