Tensi Dagang Tinggi, AS-China Harus Hindari Konflik Militer

China dan Amerika Serikat (AS) harus menghindari konflik militer yang tidak disengaja mengingat saat ini tensi dagang antar kedua negara tengah tinggi.
Rinaldi Mohammad Azka | 10 November 2018 16:30 WIB
Menteri Pertahanan AS James Mattis (kiri) berjabatan tangan dengan Menteri Pertahanan Nasional China Jenderal Wei Fenghe sebelum pertemuan mereka di Pentagon di Arlington, Virginia, AS, 9 November 2018 - Reuters

Bisnis.com, BANDUNG - China dan Amerika Serikat (AS) harus menghindari konflik militer yang tidak disengaja mengingat saat ini tensi dagang antar kedua negara tengah tinggi. 
 
China dan AS harus membahas cara-cara untuk menghindari konflik yang tidak disengaja, kata Menteri Pertahanan China Wei Fenghe kepada rekan sejawatnya di AS, Menteri Pertahanan James Mattis, pada pertemuan di Washington Jumat (9/11/2018), setelah insiden kelautan antara kedua negara bulan lalu.
 
"Pasukan militer China dan AS harus mengelola risiko dengan benar, membahas cara untuk menghindari konflik yang tidak disengaja dan membiarkan hubungan militer berfungsi sebagai penstabil untuk hubungan antara kedua negara," kata Wei seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (10/11/2018).


 
Pertemuan itu terjadi di tengah rencana Armada Pasifik AS untuk menggelar unjuk kekuatan global bulan ini yang melibatkan kapal perang Amerika, pesawat tempur dan pasukan.
 
Awal bulan lalu, kapal perang China dan AS mengalami pertemuan dekat di Laut Cina Selatan yang disengketakan, memicu ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia yang sudah terlibat dalam perang dagang yang berkepanjangan.
 
 
 
 
 

Tag : amerika serikat, perang dagang AS vs China
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top