Cegah Korupsi, Wapres JK Minta Inovasi Layanan Publik Ditingkatkan

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa inovasi birokrasi diperlukan untuk mencegah perilaku koruptif.
Lingga Sukatma Wiangga | 07 November 2018 14:08 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pernyataan Indonesia di sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di Markas Besar PBB, New York, Kamis (27/9 - 2018).ANTARA/Aditya E.S.Wicaksono

Kabar24.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa inovasi birokrasi diperlukan untuk mencegah perilaku koruptif.

Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla atau JK saat membuka acara Forum Internasional Pelayanan Publik di Jakarta Convention Centre. Menurutnya, inovasi dalam birokrasi harus pula dibarengi dengan pelayanan yang benar-benar bersih.

“Disamping dibutuhkan inovasi-inovasi yang baik, dibutuhkan suatu pelayanan yang memang bersih, maka inovasi itu perlu menjadi bagian daripada upaya keseluruhan bangsa ini. Dan kemudian dapat dikembangkan lagi dengan baik,” ujarnya, Rabu (7/11/2018).

Wapres Kalla menjelaskan, birokrasi selalu mendahulukan prosedur baru hasil. Berbeda dengan pengusaha, yang mendahululan hasil dari prosedur.

Oleh karena itu, menurutnya, muncul terobosan yang disebut dengan istilah entrepreneur birocracy yaitu birokrasi yang bekerja berdasarkan kewirausahaan.

Artinya, kata dia, bagaimana hasil dan prosedur dapat digabungkan sehingga birokrasi itu menjadi cepat dan bersih. JK pun mengapresiasi daerah-daerah yang selama ini sudah menerapkan inovasi birokrasi.

“Upaya-upaya ini menjadi pembelajaran kepada yang lainnya bagaimana pelayanan yang baik itu dapat mengubah kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Tag : korupsi, jusuf kalla
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top