IPB Rawat Hewan di Istana Kepresidenan

Kantor Sekretariat Presiden menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk merawat hewan-hewan yang berada di Istana Kepresidenan.
Amanda Kusumawardhani | 06 November 2018 17:59 WIB
Kahiyang Ayu tengah hamil dan berfoto di depan Istana Bogor. - Instagram @bennusorumba

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Sekretariat Presiden menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk merawat hewan-hewan yang berada di Istana Kepresidenan.

Hal tersebut terangkum dalam penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dengan Rektor IPB Arif Satria.

"Kami di lingkungan sekretariat negara memiliki beberapa lokasi-lokasi di Istana Kepresidenan yang perlu kami rawat. Kuda itu sekarang sudah berjumlah 21 dan kami juga memiliki hewan rusa," kata Heru di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Tak hanya itu, dia mengemukakan kerja sama antara Istana Kepresidenan dengan IPB juga memungkinkan jajaran mahasiswa IPB menggunakan fasilitas di sekretariat negara untuk kepentingan pendidikan.

Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria mengapresiasi kerja sama tersebut dan tidak menutup kemungkinan kolaborasi akan bergerak ke arah yang lebih luas.

"Namun demikian tidak menutup kemungkinan banyak hal yang bisa kita kerjakan berkaitan dengan soal pengembangan, pengelolaan landskap dengan kondisi mengukur dan mendiagnosis kondisi pohon-pohon yang ada di istana," tekannya.

Analisis pohon tersebut, ungkapnya, bertujuan untuk menghindari kejadian pohon roboh saat ada angin dan hujan yang kencang.

Sebagai informasi, istana kepresiden yang tersebar di enam lokasi yakni dua di Jakarta, Bogor, Cipanas, Bali, dan Yogyakarta.

Dalam istana-istana tersebut, sejumlah hewan mulai dari kuda, ayam hias, dan rusa dirawat dan dikembangbiakkan. Bahkan, Presiden Joko Widodo saat ini juga memiliki hewan peliharaan yakni domba dan katak yang berada di Istana Kepresidenan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
istana presiden

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top