Hoaks Serang PPP, Ini Pesan Romy untuk Caleg

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) meminta kader partai di daerah gencar menangkis serangan udara yang diarahkan pada partai tersebut.
Wisnu Wage Pamungkas | 22 Oktober 2018 13:44 WIB
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy/JIBI - BISNIS/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) meminta kader partai di daerah gencar menangkis serangan udara yang diarahkan pada partai tersebut.

Romy mengatakan pihaknya saat ini tengah menguatkan kader daerah sekaligus melakukan pemantapan materi yang akan digunakan dalam kampanye PPP saat turun ke lapangan.

 “Waktu yang tersisa tinggal menunggu bulan, dan itu tidak lama lagi sehingga seluruh caleg punya bekal yang sama terhadap apa yang akan mereka sampaikan,” katanya, sebelum membuka Rakorwil PPP Jabar di Bandung, Senin (22/10/2018).

Selain itu, konsolidasi menurutnya diperlukan untuk menyatukan gerak dan langkah seluruh kader PPP yang menjadi calon legislatif sekaligus mengampanyekan Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Pada kader daerah pihaknya juga memberikan pemahaman yang saat ini dikembangkan sebagai hoaks dan fitnah terhadap seluruh kebijakan pemerintah dan terhadap PPP sendiri. 

“Karena PPP dalam beberapa waktu terakhir juga terus dilakukan serangan udara untuk menurunkan perolehan survei PPP yang semakin baik dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Serangan udara berbentuk hoaks, menurut Romy, dinilai sebagai bentuk serangan politik, selain menyasar pengurus PPP yang disasar juga Menag Lukman Safrudin yang juga Ketua Majelis Pakar PPP. 

“Itu semua dilakukan secara sengaja oleh akun yang selama ini jadi lawan politik kita. Karena itu, kita ingin menyampaikan jawaban itu agar caleg bisa memiliki pemahaman yang sempurna,” katanya.

Serangan yang sering dilakukan, menurut Rommy, misalnya menteri agama yang terus dikaitkan dengan isu tentang  lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Selain itu, dalam tiga hari terakhir beredar rencana pemerintah mengubah Kementerian Agama menjadi Kementerian Zakat dan Wakaf. 

“Jadi ini hal yang saya kira ilusi dari kelompok yang sudah putus asa untuk mendegradasi pemerintahan ini sekaligus mendegradasi PPP sebagai partai yang secara konsisten mengawal jalannya pemerintahan sekaligus berada di garda terdepan dalam meluruskan hoaks dan fitnah yang diedarkan,” paparnya.

Meski mendapat serangan, Romy enggan memilih upaya hukum guna melaporkan penyebar informasi fitnah teraebut.

 “Kalau kita laporkan semua hoaks dan fitnah dan penyebarnya nanti kantor polisi bisa penuh. Karena hari ini lembaga pemasyarakatan sudah penuh oleh pengguna narkoba. Kalau kita laporkan lagi kemudian ditindaklanjuti saya khawatir LP gak cukup lagi, kantor polisi kebanjiran laporan,” tuturnya. 

Cara efektif menurutnya adalah dengan  menangkis dan mengimbau kepada seluruh insan yang menjadi kontestan politik pada pileg dan pilpres berkampanye secara positif. 

“Sekaligus kami PPP menegaskan kampanye yang kita lakukan 100 positif tidak ada kampanye negatif. Kita mengecam apalagi pimpinan partai politik yang mendorong dilakukannya kampanye negatif karena kan ajaran agama sudah jelas, Islam mengajarkan dilarang untuk melakukan kampanye atau propaganda negatif,” tegasnya.

 

Tag : pileg 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top