Untung & Rugi Melaporkan Sri Mulyani dan Luhut ke Bawaslu

Tim sukses Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berencana melaporkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Muhammad Ridwan | 18 Oktober 2018 22:15 WIB
Spanduk dukungan atas pelaksanaan Asian Games 2018 terpampang di Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Jakarta. - Bisnis.com/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Tim sukses Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berencana  melaporkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menganggap pelaporan yang akan dilakukan tim sukses Prabowo-Sandi terlalu berlebihan.

“Terlalu berlebihan juga menurut saya, tapi namanya selera humor, cuma tidak terlalu besar efeknya. Karena mereka (Sri Mulyani dan Luhut Binsar) bukan setingan itu,” ujarnya pada sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Menurut Pangi, tindakan yang dilakukan kedua menteri tersebut hanya spontanitas, dan tidak dalam konteks berkampanye.

Dia juga menilai hal tersebut juga tidak berdampak besar bagi elektabilitas Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

“Ya selera humor menteri kan juga punya, mungkin waktu itu reflek aja saya ga terlalu mendalami, karena bilang satu, karena bilang victory kan dua jangan satu saja kan begitu, itu kan biasa saja,” jelasnya.

Pangi juga menyebut pelaporan yang dilakukan oleh tim sukses Prabowo-Sandi bisa satu keuntungan, tetapi bisa juga menjadi bumerang bagi pasangan calon tersebut.

“Efeknya sentimennya tentu akan menguntungkan bagi oposisi, tapi juga bisa dirugikan karena kok yang remeh-temeh seperti itu kok dimasalahkan juga misalnya,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, Pilpres 2019

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top