Korut Izinkan Pemeriksa Internasional Pantau ‘Penghapusan Permanen’ Fasilitas Rudal Utama

Korea Utara (Korut) setuju akan mengizinkan para pemeriksa internasional memantau "penghapusan permanen" fasilitas-fasilitas rudal utamanya, kata Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Rabu (19/9/2018).
Newswire | 19 September 2018 15:16 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un memberi panduan program senjata nuklir dalam foto tak bertanggal yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara Korea Utara. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Korea Utara (Korut) setuju akan mengizinkan para pemeriksa internasional memantau "penghapusan permanen" fasilitas-fasilitas rudal utamanya, kata Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Rabu (19/9/2018).

Moon mengatakan Korut juga akan mengambil langkah-langkah tambahan, seperti menutup kompleks nuklir utamanya, Yongbyon, jika Amerika Serikat menjalankan langkah serupa.

Korea Utara dan Korea Selatan sepakat bahwa Semenanjung Korea harus menjadi "bumi perdamaian yang bebas dari senjata nuklir dan ancaman nuklir," kata Moon.

Moon berbicara setelah menyelesaikan pertemuan puncaknya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Ketika berbicara pada acara jumpa pers bersama Moon, Kim mengatakan ia akan berkunjung ke Ibu Kota Korea Selatan, Seoul, "dalam waktu dekat."

Sumber : Antara

Tag : korsel, korut
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top