KABAR GLOBAL 28 AGUSTUS: Menanti Kebijakan Baru Scott Morrison, Harga Emas di Area Konsolidasi

Sejumlah berita dari mancanegara menjadi sorotan utama media massa hari ini, Selasa (28/8/2018), di antaranya mengenai penantian kebijakan baru Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, dan sejumlah berita lainnya.
Aprianto Cahyo Nugroho | 28 Agustus 2018 08:32 WIB
PM Australia yang baru Scott Morrison - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita dari mancanegara menjadi sorotan utama media massa hari ini, Selasa (28/8/2018), di antaranya mengenai penantian kebijakan baru Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, dan sejumlah berita lainnya.

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Menanti Kebijakan Baru Scott Morrison. Tak ada gading yang tak retak. Begitulah Australia. Dari kejauhan, negara ini dapat membuat iri negara lain karena perekonomian nya tahan resesi selama 27 tahun. Namun, dari sisi politik Australia tetap rentan mengalami volatilitas. (Bisnis Indonesia)

Harga Emas di Area Konsolidasi. Perdagangan komoditas emas berada pada kondisi menguji pasar untuk kembali menguat setelah pada akhir pekan lalu, Jumat (24/8), melonjak dari perdagangan yang sebelumnya terdorong oleh reaksi pasar terhadap isu kenaikan suku bunga di AS. (Bisnis Indonesia)

Laba Industri China Tumbuh Lambat. Pertumbuhan laba industri manufaktur China melambat untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Juli 2018. Tren ini merupakan indikasi lebih lanjut bahwa permintaan terhadap barang buatan China melandai akibat ketegangan perdagangan negeri itu dengan Amerika Serikat (AS). (Kontan)

Investor Asing Cabut. Permintaan asing yang jatuh terhadap obligasi pemerintah Italia menekan bank lokal. Bank of Italia mengatakan, investor asing memangkas kepemilikan pada obligasi negara hingga mencapai 33 miliar 33 miliar (US$ 38 miliar) pada bulan Juni 2018. (Kontan)

Indeks Iklim Bisnis Naik. Indeks iklim bisnis di Jerman meningkat di Agustus 2018. Ini merupakan kenaikan pertama di sepanjang 2018. Gencatan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) dalam perang perdagangan trans atlantik, menjadi alasan eksekutif di Jerman memandang iklim bisnis lebih positif. (Kontan)

Mahathir Batasi Asing. Malaysia akan menutup pintu warga asing yang berniat membeli unit residensial di tanah reklamasi bernilai US$ 100 miliar Forest City di kawasan Johor. Keputusan ini diungkap Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Senin (27/8). (Kontan)

Tag : kabar global
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top