Status Kesehatan 89.649 Jemaah Haji Berisiko Tinggi

Sampai dengan hari ke-20 Penyelenggaraan Kesehatan Haji di Arab Saudi atau 5 Agustus 2018 pukul 17.00 Waktu Arab Saudi, 332 kloter yang terdiri dari 133.542 orang jemaah, telah tiba di Tanah Suci.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 06 Agustus 2018 19:57 WIB
Proses ibadah haji di Masjidil Haram, Makkah. - Reuters/Suhaib Salem

Bisnis.com, JAKARTA – Sampai dengan hari ke-20 Penyelenggaraan Kesehatan Haji di Arab Saudi atau 5 Agustus 2018 pukul 17.00 Waktu Arab Saudi, 332 kloter yang terdiri dari 133.542 orang jemaah, telah tiba di Tanah Suci.

Sebanyak 89.649 orang atau 66,81% di antaranya jemaah berisiko tinggi (risti) kesehatan.

"Jemaah berisiko tinggi ini, ditandai dengan gelang warna oranye atau tanda oranye pada Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH)," tutur Kepala Bidang Kesehatan Haji Arab Saudi, Melzan Dharmayuli dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis dari Kementerian Kesehatan pada Senin (6/8/2018).

Penandaan ini dimaksudkan agar petugas mudah mengenali jemaah risti. Selain itu, dengan tanda oranye ini, jemaah tersebut diharapkan dapat lebih mengontrol dirinya dari masalah kesehatan yang diidapnya selama pelaksanaan ibadah haji.

Sementara itu, saat ini pelaksanaan ibadah haji sudah mendekati puncaknya di Arafah-Mudzalifah dan Mina (Armina). Untuk itu, Melzan juga mengingatkan kepada jemaah untuk selalu menggunakan lima alat pelindung diri (APD) yaitu payung, kacamata, masker, seprotan air, dan alas kaki.

“Untuk Armina, jemaah diingatkan untuk pakai APD, sering minum jangan menunggu haus, kurangi aktivitas di luar tenda, bawa obat pribadi optimalisasi oralit dan peduli antarjemaah,” tandasnya.

Tag : kemenkes, Ibadah Haji
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top