Gempa Bumi Lombok: 524 Pendaki Gunung Rinjani Mulai Dievakuasi

Tim evakuasi gabungan yang terdiri dari Taman Nasional Gunung Rinjani, TNI, Polri, dan sejumlah relawan melakukan evakuasi pendaki yang masih terjebak di Gunung Rinjani.
Muhammad Ridwan | 30 Juli 2018 12:38 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kiri) berdialog dengan anak-anak korban gempa di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7). - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA- Tim evakuasi gabungan yang terdiri dari Taman Nasional Gunung Rinjani, TNI, Polri, dan sejumlah relawan melakukan evakuasi pendaki yang masih terjebak di Gunung Rinjani.

Tim evakuasi yang berjumlah 184 orang yang diterjunkan untuk mengevakuasi para pendaki yang terjebak di kawasan Gunung Rinjani bergerak pagi ini, Senin (30/7/2018) pada pukul 07.00 WITA.

Tim evakuasi berangkat melalui jalur Sembalun untuk melakukan evakuasi dan membawa logistik. 

Dalam Twitter resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dihimpun, Menteri Siti Nurbaya turun mendoakan proses evakuasi tersebut.

“Mari kita doakan bersama, semoga seluruh proses evakuasi berlangsung lancar, dan seluruh pendaki dapat turun dengan selamat. Kawasan TNGR kita tutup sementara sampai situasi benar-benar dinyatakan aman,” ujar Siti Nurbaya dalam Twitter resmi Kementerian LHK yang dikutip, Senin (30/7/2018).

Hingga pukul 01.54 WITA jumlah pengunjung yang tercatat sesuai daftar pengunjung sebanyak 820 orang.

Sementara itu, pengunjung yang sudah terdaftar turun hingga saat ini sebanyak 680 orang yang terdiri dari 358 wisatawan mancanegara dan 166 wisatawan domestik.

Selain itu, masih ada wisatawan yang terjebak di jalur pendakian diakibatkan longsor yang terjadi setelah gempa bumi.

Berdasarkan pengecekan di Buku Register pengunjung Gunung Rinjani yang dilakukan petugas TNGR dengan hasil perhitungan total dari petugas TNGR sebanyak 524 orang (WNA 358 orang  +  WNI 166 orang). Rinciannya sebagai berikut:

Pengunjung WNA:
1. Pengunjung asal Negara Malaysia 21 orang
2. Pengunjung asal Negara Prancis 35 orang
3. Pengunjung asal Negara Belanda 23 orang
4.Pengunjung asal Negara Thailand 174 orang
5. Pengunjung asal Negara India 5 orang
6.Pengunjung asal Negara Singapura 5 orang
7. Pengunjung asal Negara Italia 3 orang
8. Pengunjung asal Negara U.K 6 orang
9. Pengunjung asal Negara USA 5 orang
10. Pengunjung asal Negara Spain 5 orang
11. Pengunjung asal Negara Belgia 7 orang
12. Pengunjung asal Negara Swiss 13 orang
13. Pengunjung asal Negara China 7 orang
14. Pengunjung asal Negara Canada 8 orang
15.Pengunjung asal Negara Denmark 4 orang
16. Pengunjung asal Negara Swedia 2 orang
17.Pengunjung asal Negara Australia 2 orang
18. Pengunjung asal Negara Kroasia 1 orang
19.Pengunjung asal Negara Myanmar 1 orang
20.Pengunjung asal Negara Jerman 13 orang
21. Pengunjung asal Negara Austria 5 orang
22. Pengunjung asal Negara Jepang 2 orang Poladia 2 orang
23. Pengunjung asal Negara Bahrain 1 orang
24. Pengunjung asal Negara Pakistan 1 orang

Pengunjung WNI:
1. Pengunjung asal Jakarta 15 orang
2. Pengunjung asal Malang 2 orang
3. Pengunjung asal Probolinggo 4 orang
4. Pengunjung asal Banyuwangi 1 orang
5. Pengunjung asal Cirebon 1 orang
6. Pengunjung asal Tangerang 2 orang
7. Pengunjung asal Jombang 1 orang
8. Pengunjung asal Cilegon 1 orang
9. Pengunjung asal Gresik 2 orang
10. Pengunjung asal Solo 4 orang
11. Pengunjung asal Aik Beriq 1 orang
12. Pengunjung asal Mataram 2 orang
13. Pengunjung asal Loteng 1 orang
14. Pengunjung asal Lingsar 1 orang
15. Pengunjung asal Janapria 1 orang
16. Pengunjung asal KLU 4 orang
17. Pengunjung asal Lotim 5 orang
18. Pengunjung asal Lombok 12 orang
19. Pengunjung yang tidak mengisi Register sembilan (9) orang

Tag : gempa
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top