Di Depan Moeldoko, Sekretaris Denmark Akui Rindu Bersepeda di Jakarta

Sekretaris Negara untuk Kebijakan Pembangunan Denmark, Martin Bille Hermann mengaku rindu saat bersepeda di Jakarta ketika bertugas di Indonesia beberapa tahun lalu.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 18 Juli 2018  |  22:39 WIB
Di Depan Moeldoko, Sekretaris Denmark Akui Rindu Bersepeda di Jakarta
Martin Bille Hermann saat masih menjadi Duta Besar Denamrk di Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sekretaris Negara untuk Kebijakan Pembangunan Denmark, Martin Bille Hermann mengaku rindu saat bersepeda di Jakarta ketika bertugas di Indonesia beberapa tahun lalu.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berbincang-bincang dengan Sekretaris Negara untuk Kebijakan Pembangunan Denmark Martin Bille Hermann di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Open Government Partnership 2018 di Tbilisi, Georgia.

Dalam pertemuan itu, Martin Bille menyimpan kesan dan kenangan mendalam selama dua tahun bertugas di Jakarta. “Saya menikmati masa-masa bersepeda setiap hari di Jakarta," kata Bille dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (18/7/2018)

Kebiasaan bersepeda itu dilakukan Bille dari rumahnya di kawasan Kebayoran hingga Kedubes Denmark di Mega Kuningan. Dia mengenang jika menggunakan mobil bisa memakan waktu 1,5 jam perjalanan.

“Tapi dengan bersepeda, waktu tempuhnya hanya 14 menit,” katanya. Karir Bille sebagai diplomat ditempa saat menjabat Duta Besar Denmark di Jakarta yang sekaligus membawahi wilayah Timor Leste dan Papua Nugini pada 2012-2014.

Selama bertugas, Bille yang telah menjelajahi banyak wilayah di Indonesia Timur, termasuk Ternate, Toraja, Flores, dan Labuan Bajo ini mengaku ingin lebih banyak mengeksplorasi Indonesia.

“Indonesia is a very beautiful country. Too many beautiful spots,” katanya.

Di sisi lain, Bille mengaku kagum akan pencapaian proses berdemokrasi di Indonesia. “Selamat kepada pemerintahan Presiden Jokowi, yang berhasil menjalankan pesta demokrasi secara aman, dan menjaga pemerintahan tetap stabil,” ujarnya.

Dalam obrolan santai itu, Martin dan Moeldoko juga mendiskusikan isu anti korupsi dan sistem demokrasi di Indonesia. Menurut Moeldoko, saat ini usaha pencegahan korupsi di Indonesia berkembang sangat pesat. “Termasuk diantaranya usaha pendampingan KPK di daerah dan penguatan para inspektorat di lingkungan pemerintah daerah,” kata Moeldoko.

Kepala Staf Kepresidenan juga menyampaikan bahwa usaha menjaga demokrasi di Indonesia sampai saat ini berhasil dengan sangat baik. “Kesuksesan Indonesia dalam menyelenggarakan pilkada serentak di 171 daerah dalam satu hari menjadi parameter yang amat jelas. Ini belum pernah terjadi di belahan dunia lain,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
denmark

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top