BMKG Koreksi Pernyataan, Ternyata Benar Ada Gempa di Kalimantan Tengah

Pengumuman itu sekaligus mengoreksi pernyataan BMKG sebelumnya yang menyebut gempa di Kalimantan Tengah tidak terdeteksi.
Newswire | 12 Juli 2018 20:11 WIB
Gempa Megathrust - BMKG

Bisnis.com, SAMPIT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa ada gempa di Kabupaten Katingan pada Kamis (12/7/2018) siang.

Pengumuman itu sekaligus mengoreksi pernyataan BMKG sebelumnya yang menyebut gempa di Kalimantan Tengah tidak terdeteksi.

“Kami koreksi, setelah dilakukan analisis, ternyata benar terjadi gempa di Katingan,” kata Kepala BMKG Stasiun H Asan Sampit, Nur Setiawan di Sampit, Kamis malam.

BMKG kembali mendapat informasi bahwa ternyata gempa itu memang benar terjadi.

Nur Setiawan lantas mengutip keterangan dan data resmi dari Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Mudjianto yang menyebutkan bahwa gempa bumi tektonik di Katingan itu berkekuatan 4.2 skala richter, namun tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 14:43:59.6 WITA dengan kekuatan M = 4.2 skala richter dengan episenter terletak pada koordinat 1.87 LS dan 113.43 BT atau tepatnya berlokasi di 70 km Barat Laut Palangkaraya, pada kedalaman 5.0 km.

Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan kuat atau lemah dirasakan di daerah Katingan dan Kasongan dalam skala intensitas IISIG-BMKG atau (III-IV MMI).

Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan orang banyak dan bahkan beberapa warga ada yang berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan ke dalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Terkait dengan peristiwa gempa bumi tektonik yang baru saja terjadi, hingga pukul 16:00 WITA belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG.

Sumber : Antara

Tag : jokowi, gempa
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top