KM SINAR BANGUN TENGGELAM: Pemerintah Instruksikan Audit Seluruh Kapal di Danau Toba

Pemerintah terus memantau upaya pencarian korban kecelakaan KM Sinar Bangun yang tenggelam pada Senin (18/6/2018).
Linda Teti Silitonga | 03 Juli 2018 08:27 WIB
Menko Luhut dan keluarga korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun di Danau Toba. - .Kemenko Maritim

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah terus memantau upaya pencarian korban kecelakaan KM Sinar Bangun yang tenggelam pada Senin (18/6/2018).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan  melakukan peninjauan Ke Posko SAR di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatra Utara, pada Senin (2/7/2018).

Dalam peninjauan ini, Menko Luhut menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba.

“Saya memantau.  Semua komunikasi cukup dengan baik. Penanganan di sini [pencarian korban kapal tenggelam di Danau Toba] sudah dilakukan maksimal,” kata Menko Luhut seperti dikutip dari rilis.

Menko Luhut memaparkan bahwa bersama Basarnas dan Kemenhub, Kemenko Maritim sudah melakukan evaluasi, dan hasilnya akan dipaparkan kepada masyarakat.

“Jadi pembangunan infrastruktur ini tidak terbayangkan oleh kami, Akibat dari pembangunan lapangan terbang Silangit, jalan yang diperbaiki dan Samosir yang jalan lingkarnya diperbaiki, tiba-tiba ledakan manusia datang ke sini,” ujarnya.

Menko Luhut mengungkapkan, menurut Bupati Simalungun kedatangan pengunjung meningkat sampai 80%.

“Kemudian terkait kecelakaan tersebut, ternyata 6 pelabuhan itu tidak [dikelola] dengan bagus. Sekarang kami sepakat untuk perbaiki dalam waktu 6 bulan ini harus selesai,” tambahnya.

Untuk  itu, lanjut Menko Luhut, pihaknya melakukan penugasan kepada TNI, Polri, Kemenhub, dan pemda untuk menyiapkan semua keperluan, termasuk mengaudit kapal-kapal yang ada di Danau Toba.

“Tadi sudah saya tanyakan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi [KNKT] tentang perhubungan darat untuk mengaudit semua. Jadi kami berharap untuk semua pelaksanaan diketik,” ungkapnya.

Sementara itu, Menko Luhut mengusulkan pembangunan tugu peringatan untuk para korban KM Sinar Bangun.

 “Saya setuju sekali dengan pembangunan itu, jangan asal dibangun saja tapi desain yang bagus, sehingga dengan begitu bisa menjadi suatu kenangan yang baik untuk keluarga yang meninggal. Jadi kalau mereka datang, mereka bisa melakukan ibadahnya sesuai dengan agamanya masing masing,” ucapnya.

 

Tag : danau toba
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top