Pemimpin Zona Euro Lawan Proteksionisme, Ketatkan Investasi Asing

Para pemimpin Uni Eropa akan merespons tegas proteksionisme dan mengimbau hukum baru UE untuk menyaring investasi asing. Dua keputusan tersebut mengacu kepada kebijakan Washington dan investasi dari Beijing untuk Benua Biru.
Dwi Nicken Tari | 29 Juni 2018 17:54 WIB
Komisi Uni Eropa. - europa

Bisnis.com, JAKARTA -- Para pemimpin Uni Eropa akan merespons tegas proteksionisme dan mengimbau hukum baru UE untuk menyaring investasi asing. Dua keputusan tersebut mengacu kepada kebijakan Washington dan investasi dari Beijing untuk Benua Biru.

Hal itu disampaikan para pemimpin UE yang berkumpul hari ini (29/6/2018) di Brussels, Belgia, untuk menghadiri KTT.

Kendati KTT tersebut lebih banyak fokus kepada isu migrasi, para pemimpin Benua Biru juga mengomentari tentang tarif AS yang dikenakan untuk ekspor baja dan aluminium dari UE. Mereka menilai tarif tersebut sangat tidak adil dan mendukung tantangan legal dari Komisi Eropa, berupa seperangkat pajak yang dikenakan atas produk asal Negeri Paman Sam.

"UE harus merespons segala aksi dari proteksionisme," tulis para pemimpin UE melalui simpulan pertemuannya, seperti dikutip Reuters, Jumat (29/6/2018).

Adapun simpulan itu didukung oleh para pemimpin Benua Biru yang menegaskan bahwa Eropa akan terus menegosiasikan ambisi kesepakatan perdagangan bebas dengan mitranya.

Adapun UE akan mencari kesepakatan perdagangan dengan kelompok Mercosur dari Argentina, Brazil, Paraguay, dan Uruguay. Selain itu, pada Juli, UE juga akan memulai pembicaraan perdagangan dengan Australia dan Selandia Baru.

Di sisi lain, ada pula pernyataan para pemimpin UE yang memperlihatkan bahwa UE ingin melindungi industrinya dan menahan teknologi dari kompetisi yang dinilainya tidak adil.

Sementara itu, perusahaan China merupakan target utama dari pertimbangan UE karena memberikan dumping dan subsidi tidak adil untuk produknya, kendati para pemimpin UE tidak menyebutkan China di dalam pernyataan tersebut.

Pada tahun lalu, Komisi Eropa mengajukan proposal pengetatan aturan untuk investasi asing di tengah-tengah kekhawatiran meningkatnya akuisisi China di Benua Biru.

Parlemen Eropa, yang menginginkan adanya pengetatan aturan, dan 28 anggotanya telah menyetujui posisi umum terkait negosiasi dengan satu sama lain untuk proposal tersebut,
yang diperkirakan akan dimulai bulan depan dan setidaknya selesai hingga akhir 2018.

Pemimpin UE juga meminta agar proposal tersebut diimplementasikan secepatnya. Selain itu, di dalam KTT tersebut, negara-negara Uni Eropa juga berkomitmen untuk mereformasi Organisasi Dagang Dunia (WTO) untuk meyakinkn perdagangan dapat berjalan dengan bebas dan adil.

Sumber : Reuters

Tag : uni eropa, ktt
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top