Raja Thailand Perkuat Dominasi dalam Ekonomi

Thailands Crown Property Bureau, Badan Pengelola Aset Kerajaan Thailand, mengumumkan mengalihkan aset-aset yang mereka kelola langsung atas nama Raja Vajiralongkorn.
Anggara Pernando | 17 Juni 2018 10:35 WIB
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Thailand’s Crown Property Bureau, Badan Pengelola Aset Kerajaan Thailand, mengumumkan mengalihkan aset-aset yang mereka kelola langsung atas nama Raja Vajiralongkorn.

Pengalihan ini membuat Raja Vajiralongkorn menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di negara gajah putih itu. Dalam data yang dikumpulkan Bloomberg yang dikutip Minggu (17/6/2018), Raja mulai muncul pada Maret 2018 sebagai pemegang saham Siam Cement senilai lebih dari US$100 juta. Adapun, saham Thailand’s Crown Property Bureau turun dengan jumlah yang sama.

Pada bulan Oktober 2017 lalu, biro itu memindahkan 3,3% saham di Siam Commercial Bank, senilai lebih dari US$500 juta. Saat ini nilai gabungan Siam Commercial Bank Pcl dan Siam Cement Pcl, bernilai lebih dari US$7 miliar.

Pengalihan aset kerajaan dari biro langsung atas nama raja merupakan penerapan hukum yang diciptakan pada 2017 lalu. Dalam beleid itu aset properti kerajaan akan ditransfer dan dikembalikan ke Raja. Untuk selanjutnya seluruh investasi yang dilakukan oleh Biro juga akan disimpan atas nama raja.

"[Masuknya raja bertujuan] berkontribusi pada administrasi perusahaan guna memastikan mereka akan terus berkembang dan makmur untuk manfaat masa depan Thailand," menurut pernyataan biro yang dikutip Bloomberg.

Raja Vajiralongkorn naik ke tahta pada 2016 setelah kematian ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej. Dia meningkatkan kontrolnya atas biro yang telah ada semenjak delapan dekade itu semenjak pada Juli tahun lalu.

Sumber : Bloomberg

Tag : thailand
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top