Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 30 Perusahaan Paling Inovatif 2017, Google Hanya di Urutan 27

Berdasarkan laporan World Intellectual Property Organization (WIPO) terbaru, perusahaan asal China masih menjadi pemuncak. Dua perusahaan asal Negeri Tirai bambu itu tercatat paling banyak mendaftarkan paten lewat sistem Patent Cooperation Treaty (PCT) sistem yang telah membantu menyebarkan inovasi di seluruh dunia.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 05 April 2018  |  20:12 WIB
Huawei - Reuters/Hannibal Hanschke
Huawei - Reuters/Hannibal Hanschke

Bisnis.com, JAKARTA – Kiblat perusahaan paling inovatif mulai bergeser dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan asal Jepang dan Amerika Serikat tidak lagi jadi yang teratas dalam hal inovasi diukur dari pengajuan paten.

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau dialihkan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Berdasarkan laporan World Intellectual Property Organization (WIPO) terbaru, perusahaan asal China masih menjadi pemuncak. Dua perusahaan asal Negeri Tirai bambu itu tercatat paling banyak mendaftarkan paten lewat sistem Patent Cooperation Treaty (PCT) – sistem yang telah membantu menyebarkan inovasi di seluruh dunia.

Huawei

Huawei Technologies Co., Ltd. yang berada di nomor satu tercatat mengajukan 4.024 paten pada 2017, naik dibandingkan tahun 2016 (3.692 paten). Naiknya jumlah paten yang diajukan sekaligus membuat Huawei menggeser posisi ZTE Corporation yang kini di nomor dua.

Perusahaan pemasok perangkat telekomunikasi dan jaringan komunikasi terbesar di China dan dunia ini berkantor pusat di Shenzhen, Guangdong.

Didirikan pada 1987 oleh Ren Zhengfei, perusahaan itu mencatatkan pendapatan tahunan pada 2017 sebesar US$92,5 miliar meningkat 15,7% dibandingkan 2016. Laba bersihnya sendiri US$7,3 miliar, atau naik 28,1% year on year.

Salah satu produk telepon cerdas yang masuk ke Indonesia besutan Huawei adalah Honor, dengan varian antara lain Honor 9 Lite, Honor View10, Honor 7X, dan Honor 9.

ZTE

Tergesernya posisi ZTE itu sejalan dengan turunnya jumlah paten yang diajukan dari 4.123 paten pada 2016 menjadi 2.965 paten selama tahun lalu.

ZTE adalah perusahaan pemasok global bagi perangkat telekomunikasi dan solusi jaringan telekomunikasi yang didirikan pada 1985 dan berkantor pusat Shenzhen, Guangdong.

Dalam laporan keuangannya, ZTE melaporkan pendapatan selama 2017 mencapai RMB 108,82 miliar, naik 7,5% dari tahun sebelumnya. Adapun laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham biasa adalah RMB 4,57 miliar, meningkat 293,8% (yoy).

ZTE sendiri berminat untuk mengembangkan inovasi 5G terbaru di Indonesia berkolaborasi dengan operator lokal.

Intel

Posisi ketiga perusahaan paling inovatif adalah Intel Corporation yang selama tahun lalu mengajukan 2.637 paten, naik dari 1.692 paten (2016). Intel yang didirikan pada 1968 adalah sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Amerika Serikat dan terkenal dengan rancangan dan produksi mikroprosesor dan sirkuit terpadu.

Perusahaan mencatatkan rekor pendapatan selama 2017 yakni US$62,8 miliar tumbuh 9% yoy. Tahun ini Intel memprediksi rekor baru lagi. Salah satu pendorong utama pertumbuhan pendapatan Intel adalah bisnis pusat-data.

Mitsubishi

Perusahaan asal Jepang, Mitsubishi Electric Corporation, menempati peringkat keempat perusahaan global paling inovatif dengan mengajukan 2.521 paten, naik dari 2.053 selama 2016.            

Selama 9 bulan (April–December 2017) Mitsubishi Electric mencatatkan penjualan bersih 3.115 miliar yen atau 6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Net income Mitsubishi mencapai 193,1 miliar yen, naik 43%. Tahun fiskal perusahaan Jepang berakhir 31 Maret.

Qualcomm

Peringkat 5 dipegang oleh Qualcomm Incorporated (NASDAQ: QCOM) yang mengajukan 2.163 paten selama 2017, naik dari tahun sebelumnya ketika perusahaan menyodorkan 2.466 patennya ke PCT.

Perusahaan asal Amerika Serikat ini mencatatkan pendapatan US$22,3 miliar selama 2017, turun 5% dari tahun sebelumnya yang mencapai US$23,6 miliar. Adapun 

Perusahaan mengklaim sebagai yang terdepan dalam industri 5G, serta merambah ke sejumlah sektor seperti oromotif, mobile computing, jaringan, dan Internet of Things (IoT).

Perusahaan global lain yang masuk dalam dalam jajaran 20 korporasi terinovatif adalah sebagai berikut: LG Electronics Inc., BOE Technology Group Co. Ltd, Samsung Electronics Co. Ltd., Sony Corporation, Telefonaktiebolaget Lm Ericsson (PUBL), Microsoft Technology Licensing Llc, Hewlett-Packard Development Company L.P., LE Holdings (Beijing) Co. Ltd., Robert Bosch Corporation, Panasonic Intellectual Property Management Co. Ltd., Koninklijke Philips Electronics N.V., Siemens Aktiengesellschaft, Shenzhen China Star Optoelectronics Technology Co. Ltd., Fujifilm Corporation, dan Denso Corporation.

Google Inc. dan Alibaba Group Holding Limited masing-masing berada di urutan 27 dan 28. Sementara itu, universitas yang paling banyak mengajukan paten adalah University Of California (707 paten).

Kampus dengan pendaftaran paten terbanyak selama 2017:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perusahaan paten huawei zte
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top