Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bahas RUU Keanekaragaman Hayati, Jokowi Harapkan Nilai Tambah

Jokowi mengharapakan supaya pemerintah melihat RUU inisiatif DPR ini secara visioner dan melihat apa nilai tambah bagi kemajuan negara ini.
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) dan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex (kiri) berbincang di tengah perkebunan sawit usai peluncuran penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Musi banyuasin, Sumatra Selatan, Jumat (13/10)./ANTARA-Nova Wahyudi
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) dan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex (kiri) berbincang di tengah perkebunan sawit usai peluncuran penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Musi banyuasin, Sumatra Selatan, Jumat (13/10)./ANTARA-Nova Wahyudi

Kabar24.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja menggelar rapat terbatas membahas Rancangan Undang-undang Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Jokowi mengatakan UUD 1945 menjadi pegangan dalam setiap pembuatan undang-undang. Dengan demikian, menurutnya, setiap RUU termasuk RUU tentang konservasi sumber daya hayati dan ekosistem tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945.

"Itulah yang harus menjadi koridor kita bersama jangan sampai nantinya setelah jadi UU justru bolak balik di-judicial review di MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Presiden saat menyampaikan kata pengantar dalam rapat.

Jokowi mengharapakan supaya pemerintah melihat RUU inisiatif DPR ini secara visioner dan melihat apa nilai tambah bagi kemajuan negara ini.

Rapat terbatas ini dimulai sekitar pukul 15.00. Menteri Kabinet Kerja yang hadir antara lain Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan sebagainya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yodie Hardiyan
Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper