Akan Kunjungi Vatikan, Luhut Pandjaitan Bawa Surat Presiden Jokowi untuk Paus Franciscus

Presiden Joko Widodo akan mengirimkan surat kepada Paus Franciscus yang rencananya disampaikan lewat Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada April mendatang.
David Eka Issetiabudi | 23 Maret 2018 19:26 WIB
Paus Fransiskus - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo akan mengirimkan surat kepada Paus Franciscus yang rencananya disampaikan lewat Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada April mendatang.

Di sela kunjungan kerja ke Washington DC untuk mengikuti Spring Meeting IMF – World Bank 2018 dan melakukan negosiasi kepada Parlemen Uni Eropa terkait pelarangan perdagangan CPO, Luhut akan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Vatikan.

Kunjungan Luhut ke Vatikan, rencananya berlangsung antara 24—26 April mendatang. “Mudah-mudahan bisa ketemu Pope [Franciscus],” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (23/3/2018).

Hanya saja, Luhut enggan menjelaskan apa saja yang akan disampaikan kepada Pope Francis. Bahkan, Menko Kemaritiman pun tidak menyinggung bidang pembicaraannya.

“Kami mau menyampaikan hal lain, ada Surat Presiden kepada beliau, ada urusan lain. Masak saya harus beritahu semua ke kamu,” tegasnya kepada wartawan.

Takhta Suci Vatikan adalah salah satu negara di Eropa yang pertama mengakui kemerdekaan Republik Indonesia yang ditandai dengan pembukaan misi diplomatiknya di Jakarta pada tingkat “Apostolic Delegate” pada1947.

Hubungan diplomatik resmi antara Indonesia dan Takhta Suci Vatikan dijalin sejak tanggal 25 Mei 1950 dan terus berkembang menghasilkan saling pengertian yang terbina dengan baik.

Dalam situs Kedutaan Besar Republik Indonesia Untuk Takhta Suci Vatican, disebutkan prioritas utama dalam hubungan bilateral Indonesia – Vatikan adalah promosi dialog antarumat beragama.

Bagi Indonesia, dialog antarumat beragama merupakan isu penting mengingat Indonesia merupakan negara yang sangat plural, termasuk dalam hal agama. Pada tataran bilateral, Indonesia memiliki kerja sama dengan Museum Vatikan yang masih akan berlanjut pada tahun 2016.

Saat ini, Indonesia sedang menyiapkan pembangunan Borobudur Garden dan Indonesian Spice Garden pada zona etnologi Museum Vatikan. Kedua proyek tersebut bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai pluralisme yang dimiliki Indonesia dari segi etnik, budaya dan agama.

Tag : jokowi, paus fransiskus, Luhut Pandjaitan
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top