Sumbar Prioritaskan Tiga Kabupaten Ini Lepas dari Status Daerah Tertinggal

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memprioritaskan tiga kabupaten di daerah itu segera lepas dari status daerah tertinggal. Ketiganya adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Solok Selatan.
Heri Faisal | 22 Maret 2018 18:31 WIB
Pantai Mapadegat di Mentawai, Sumatra Barat. - Antara/Iggoy el Fitra

Kabar24.com, PADANG—Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memprioritaskan tiga kabupaten di daerah itu segera lepas dari status daerah tertinggal. Ketiganya adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Solok Selatan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebutkan ihwa targetkan mengeluarkan tiga daerah itu lepas dari status tertinggal.

“Harapan kami, tiga daerah itu lepas dari status daerah tertinggal pada 2019,” katanya, Kamis (22/3/2018).

Dia mengatakan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut masih tertinggal, begitu juga tingkat pendidikan, akses kesehatan, dan pendapatan ekonomi masyarakat.

Bahkan, imbuhnya, masyarakat di Pulau Sinyau-Nyau, Kabupaten Kepulauan Mentawai sama sekali belum menikmati listrik, infrastrutkut jalan raya, maupun fasilitas publik lainnya.

Untuk kegiatan ekonomi, masyarakat setempat umumnya masih menerapkan sistem barter, karena sulitnya membawa hasil produksi ke luar daerah.

Padahal, potensi daerah itu sangat besar, yakni pengembangan kopra, dan potensi perikanannya, karena berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Pemprov Sumbar membantu masyarakat setempat peralatan tangkap, agar produksi ikannya meningkat serta bisa dijual ke Sikakap. Apalagi, pemda setempat berencana menjadikan Sikakap sebagai pelabuhan perikanan.

Nasrul juga mendorong partisipasi semua pihak untuk mendukung pengembangan tiga daerah tersebut agar segera lepas dari status daerah tertinggal.

Tag : daerah tertinggal, sumbar
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top