Gelaran Musabaqah Alquran & Hadis Pangeran Abdul Aziz Diapresiasi

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi penyelenggaraan Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadis Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud Tingkat Asean Pasifik Ke-10 di Indonesia pada tahun ini.
Amanda Kusumawardhani | 22 Maret 2018 20:06 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin - Antara/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi penyelenggaraan Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadis Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Asean Pasifik Ke-10 di Indonesia pada tahun ini.

Di hadapan puluhan peserta kegiatan ini di Istana Merdeka, Lukman menyebutkan jumlah peserta Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadist Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Asean Pasifik Ke-10 mencapai 80 orang.

Jumlah ini mencakup 70 orang orang peserta hafalan Alquran, 14 orang peserta hafalan hadis, dan 11 orang perwakilan dari 14 negara se-Asean dan Pasifik.

“Pelaksanaan musabaqah yang diadakan Indonesia setiap tahunnya tentu merupakan kepercayaan kehormatan dan lambang persahabatan yang tak ternilai bagi bangsa Indonesia,” kata Lukman, Kamis (22/3/2018).

Menurutnya, kegiatan keagamaan yang terselenggara atas kerja sama Arab Saudi dan Kementerian Agama ini memberi makna yang besar bagi Indonesia dan negara-negara di kawasan Asean Pasifik sebagai jantung perdamaian dunia. Pasalnya, kawasan ini dinilainya relatif stabil dan diharapkan dapat terus menjaga ketahanan geopolitik.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Istiqlal Jakarta selama dua hari mulai 20-22 Maret 2018 juga diharapkannya dapat memelihara dan melindungi kesucian agama Islam dari paham keagamaan yang menyimpang dan ekstrim dengan menghadirkan paham dan praktek Islam yang rahmatan lil alamin.

“Selain musabaqoh ini, setiap tahun juga dilaksanakan Musabaqoh Hapalan Alquran dan Hadis Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional yang pada tahun ini merupakan ke -11 kalinya diikuti oleh 130 peserta putra dan 30 putri dari berbagai provinsi di Indonesia,” tambahnya.

Tag : kemenag, alquran
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top