Amien Rais VS Luhut Pandjaitan, JK: Nanti, Ujungnya Ada Perdamaian

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak meredam perang wacana antara politisi senior PAN Amien Rais dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan
Lingga Sukatma Wiangga | 22 Maret 2018 15:15 WIB
Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan sertifikat tanah di Dome, Balikpapan, Kamis (13/7/2017). - Bisnis.com/Nadya Kurnia

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla melerai perang wacana antara politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Sebelumnya, tokoh reformasi Amien Rais menuding program sertifikasi tanah dari pemerintah sebagai pengibulan dan menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo memberikan angin segar bagi kebangkitan PK.

Hal itu mendapat respon keras Luhut dan melontarkan komentar mengetahui rekam jejak Amien dan tak segan mengungkap ‘dosa-dosanya’.

“Dalam hal ini kita sayangkan adanya aksi  tersebut, mari kita redam,” kata Jusuf Kalla atau JK setelah berbicara dalam acara “7th Southeast Asian Studies Symposium di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Kamis (22/3).

Terkait hal itu, JK pun menyajak semua komponen bangsa untuk menjaga persatuan. Sebelumnya, dalam acara tersebut dan juga saat diwawancarai wartawan, JK berbicara terkait perpecahan di negara kawasan Balkan dan Uni Soviet serta konflik di beberapa negara Asean seperti Myanmar, Thailand juga Filipina.

“Jaga  persatuan supaya tidak terjadi seperti yang digambarkan,” ujarnya.

Di sisi lain, JK menyebut perang wacana itu karena  ada aksi ada pula reaksi. Tapi kata dia, nanti ujungnya ada perdamaian.

“Saya kira  kalau tidak mengkritik itu bukan Pak Amien Rais. Kritiknya kadang-kadang luar biasa. Seperti reformasi, bagaimanapun, salah satu sumbangan kritikan yang keras. Tapi ujungnya nanti ada perdamaian,” tuturnya.

Tag : Wapres JK
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top